RadarMadura.id - Fujifilm menghadirkan dua kamera analog sekali pakai terbaru dalam lini QuickSnap, yakni QuickSnap Black and White dan QuickSnap Active.
Peluncuran kedua produk tersebut dilakukan untuk merayakan 40 tahun perjalanan seri QuickSnap yang pertama kali diperkenalkan pada Juli 1986.
Di tengah dominasi kamera digital dan smartphone, Fujifilm justru menawarkan pengalaman fotografi yang lebih sederhana.
Langkah ini sekaligus memperkuat eksistensi kamera analog di era serba digital.
Baca Juga: Hisense C2 Ultra Tawarkan Layar Proyeksi 300 Inci, Solusi Home Theater Premium atau Sekadar Gimmick?
Menurut Liem, QuickSnap hadir sebagai alternatif bagi pengguna yang ingin menikmati proses memotret tanpa gangguan teknologi modern. "Di era ketika semua orang bisa mengambil foto tanpa batas menggunakan smartphone, QuickSnap menawarkan sesuatu yang berbeda. Pengguna diajak menikmati momen dan memotret tanpa terganggu notifikasi maupun layar digital," kata Liem, dikutip dari Kompas.com.
Ia menilai pengalaman tersebut menjadi daya tarik utama yang sulit ditemukan pada perangkat digital saat ini.
Dengan jumlah frame yang terbatas, setiap jepretan memiliki nilai yang lebih berarti.
Liem menjelaskan Fujifilm juga ingin memperluas pengalaman fotografi analog melalui dua model terbaru tersebut. "Dua model terbaru ini memperluas pengalaman tersebut melalui pilihan fotografi hitam putih dan kamera yang siap digunakan di berbagai kondisi cuaca," ujar Liem.
Menurutnya, pengguna kini memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan gaya memotret masing-masing.
Hal itu sekaligus menjadi bagian dari inovasi yang tetap mempertahankan karakter khas QuickSnap.
Salah satu produk terbaru adalah QuickSnap Black and White. Kamera sekali pakai ini dibekali film negatif hitam putih ISO 400 dengan kapasitas 27 frame.
Penggunaan film hitam putih mampu menghasilkan karakter foto yang klasik dan artistik.
Kamera ini cocok bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi permainan cahaya, kontras, dan ekspresi.
Selain itu, Fujifilm juga memperkenalkan QuickSnap Active.
Kamera ini dirancang agar dapat digunakan dalam berbagai kondisi cuaca sehingga lebih fleksibel untuk aktivitas luar ruangan.
Pengguna dapat mengabadikan momen saat berlibur maupun berpetualang tanpa khawatir terhadap kondisi lingkungan.
Kehadirannya melengkapi pilihan kamera analog sekali pakai dari Fujifilm.
Popularitas fotografi analog belakangan kembali meningkat, terutama di kalangan generasi muda.
Banyak orang mulai menikmati sensasi memotret menggunakan film yang hasilnya tidak bisa langsung dilihat.
Proses tersebut menghadirkan rasa penasaran sekaligus pengalaman yang berbeda dibanding kamera digital.
Kondisi inilah yang dimanfaatkan Fujifilm melalui peluncuran QuickSnap terbaru.
Melalui QuickSnap Black and White dan QuickSnap Active, Fujifilm ingin membuktikan bahwa kamera analog masih relevan di tengah perkembangan teknologi.
Produk ini tidak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga menawarkan cara baru menikmati setiap momen tanpa terdistraksi layar smartphone.
Dengan mengedepankan pengalaman memotret yang lebih personal, QuickSnap diharapkan mampu menarik perhatian pencinta fotografi dari berbagai kalangan.
Strategi tersebut sekaligus menjadi langkah unik Fujifilm dalam menghadapi tren kamera digital yang terus berkembang. (Syarifah)
Editor : Amin Basiri