Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemensos Tentukan Kepala SRT Sampang

H
ILUSTRASI: RADAR BROMO
ILUSTRASI: RADAR BROMO

Advertisement

SAMPANG, RadarMadura.id – Pengisian jabatan kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Sampang telah ditentukan.

Dari puluhan nama yang diajukan, hanya satu yang dipilih untuk menjadi pimpinan di sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut.

Plh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang Dewi Trisna menyatakan, pengisian jabatan kepala SRT merupakan kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos). 

Advertisement

Pemkab Sampang mengajukan 20 nama untuk dilakukan seleksi.

Usulan tersebut berasal dari lembaganya dan Cabang Dinas Pendidikan  (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang.

Advertisement

"Perinciannya, 10 orang dari dispendik dan 10 orang dari Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Sampang," ujarnya.

Terdapat beberapa kualifikasi yang harus dipenuhi untuk dapat menjadi pimpinan SRT.

Antara lain, memiliki sertifikat pendidikan, memiliki predikat penilaian kerja baik selama dua tahun berturut-turut. Juga memiliki pengalaman manajerial dua tahun.

"Kemensos juga meminta (peserta seleksi) memiliki sertifikat TOEFL. Pendaftar tidak harus dari kepala sekolah, tetapi dari guru juga bisa," tambahnya.

Hasil seleksi kepala SRT diumumkan Kemensos. Sosok yang dinyatakan lolos seleksi adalah Denok Setyowati.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pekerja Proyek KDKMP Bukan Warga Lokal, Dandim Klaim Prioritaskan Tukang Asal Sampang

Pekerja Proyek KDKMP Bukan Warga Lokal, Dandim Klaim Prioritaskan Tukang Asal Sampang

Ketua Formasa Imam Baidowi menilai pembangunan KDKMP terkesan janggal, termasuk dalam rekrutmen pekerja proyek.

Belasan Produk IKM Diusulkan Diekspor, Diskopindag Sampang Nunggu Hasil Inkubasi

Belasan Produk IKM Diusulkan Diekspor, Diskopindag Sampang Nunggu Hasil Inkubasi

Muhammad Irwan Ferdiawan menjelaskan, permintaan ekspor produk berbentuk olahan baru kali pertama masuk ke Kabupaten Sampang. Hal ini bagian dari bentuk standardisasi agar IKM lokal Sampang naik kelas ke pasar global.

Puluhan SPPG di Sampang Dilaporkan ke BGN, Satgas Sebut Tak Patuh Aturan

Puluhan SPPG di Sampang Dilaporkan ke BGN, Satgas Sebut Tak Patuh Aturan

Sekretaris MBG Sampang Sudarmanto menyampaikan, tidak hanya bermasalah pada pengelolaan lingkungan, mayoritas dapur tidak mengantongi nomor induk berusaha (NIB).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer