Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Schneider OffGrid Masuk Pasar Indonesia, Tawarkan Power Station Ramah Lingkungan untuk Pecinta Outdoor dan Rumah yang Butuh Cadangan Listrik Praktis

Syarifatus Sabah • Kamis, 25 Juni 2026 | 09:15 WIB

 

Schneider OffGrid
Schneider OffGrid

 

RadarMadura.id - Schneider OffGrid resmi meluncur di Indonesia sebagai solusi daya portabel yang menyasar kebutuhan pengguna aktif di luar ruang sekaligus rumah tangga yang membutuhkan cadangan listrik saat pemadaman.

Kehadiran produk ini menambah pilihan perangkat energi praktis di tengah meningkatnya minat masyarakat pada kegiatan camping, overlanding, hingga perjalanan ke lokasi minim akses listrik. 

Schneider melihat kebutuhan akan sumber daya yang mudah dibawa kini tak lagi terbatas untuk petualangan, tetapi juga situasi darurat di rumah. 

Karena itu, perangkat ini dirancang agar bisa menjawab dua kebutuhan sekaligus dalam satu produk.

Bagi pengguna yang gemar berkemah atau mendaki, ketersediaan listrik kerap menjadi persoalan utama saat harus mengisi daya ponsel, laptop, kamera, hingga perangkat kecil lainnya.

Schneider OffGrid hadir dengan konsep portable power station yang ditujukan untuk menjaga perangkat tetap aktif tanpa harus bergantung pada jaringan listrik konvensional. 

Produk ini juga dibidik untuk pengguna rumahan yang ingin memiliki sumber energi cadangan saat listrik padam mendadak. 

Dengan begitu, perangkat elektronik penting tetap bisa digunakan dalam kondisi tertentu.

Dari sisi fungsi, Schneider OffGrid dibekali sejumlah opsi konektivitas yang membuatnya terasa fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

Pengguna bisa menemukan stopkontak AC, USB-A, USB-C, port DC, soket mobil tambahan, hingga fitur pengisian nirkabel.

Kombinasi tersebut memungkinkan perangkat ini mengisi beragam gawai tanpa perlu banyak adaptor tambahan.

Fleksibilitas inilah yang menjadi salah satu nilai jual utama dari produk anyar Schneider tersebut. 

Baca Juga: Cari Sepeda Hybrid Murah Buat Ngantor dan Aktivitas Sehari-hari? Ini 5 Pilihan Menarik dengan Harga Mulai Rp1,7 Jutaan di 2026

Schneider juga menonjolkan sisi mobilitas dari OffGrid lewat desain yang diklaim ringan namun tetap tangguh.

Perangkat ini disiapkan untuk menemani aktivitas luar ruang yang menuntut kepraktisan, tetapi tetap relevan digunakan di dalam rumah. 

Saat pemadaman listrik terjadi, power station semacam ini bisa menjadi penyangga sementara untuk perangkat berdaya rendah yang masih dibutuhkan. 

Posisi produknya pun terasa pas di tengah gaya hidup yang makin bergantung pada perangkat elektronik.

Keunggulan lain yang cukup menonjol adalah opsi pengisian daya yang lebih luas. Schneider OffGrid bisa diisi melalui stopkontak rumah, soket mobil, dan juga panel surya.

Dukungan panel surya membuat perangkat ini terasa lebih cocok untuk aktivitas outdoor berdurasi panjang, terutama di area yang jauh dari jaringan listrik. 

Skema pengisian yang beragam itu juga memberi keleluasaan bagi pengguna dalam menyesuaikan sumber daya sesuai situasi.

Dari sisi kenyamanan, Schneider mengklaim OffGrid beroperasi dengan suara yang minim dan tanpa emisi seperti generator berbahan bakar.

 Hal ini membuatnya lebih nyaman digunakan di area perkemahan maupun lingkungan rumah yang membutuhkan suasana tenang.

Produk ini juga dibekali lampu LED ambient dan mode SOS berkedip untuk membantu penggunaan dalam kondisi darurat. 

Sementara layar LCD disematkan agar pengguna bisa memantau kapasitas baterai dan status pengoperasian secara real time. 

Aspek keberlanjutan turut menjadi sorotan dalam peluncuran produk ini.

Schneider menyebut OffGrid dibuat menggunakan 60 persen plastik daur ulang pascakonsumsi, sedangkan kemasannya diklaim 100 persen dapat didaur ulang.

 Selain itu, tersedia Eco Mode yang akan mematikan daya otomatis saat perangkat tidak digunakan untuk membantu penghematan energi.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa perangkat daya portabel kini tak hanya bicara soal fungsi, tetapi juga efisiensi dan jejak lingkungan.

Baca Juga: Lima Proyek Pemeliharaan Pasar di Sampang Belum Digarap

Peluncuran Schneider OffGrid di Indonesia juga menunjukkan bahwa pasar perangkat energi portabel semakin serius digarap.

Dulu, power station lebih banyak dianggap sebagai produk niche untuk kalangan pehobi alam bebas.

 Kini, fungsinya melebar menjadi perangkat penunjang rumah tangga, pekerja mobile, kreator konten, hingga pengguna yang ingin lebih siap menghadapi pemadaman listrik.

 Pergeseran kebutuhan itulah yang membuat kategori ini semakin relevan di pasar teknologi konsumen.

Untuk pasar Indonesia, Schneider OffGrid sudah tersedia melalui kanal resmi perusahaan, toko resmi APC, serta sejumlah platform e-commerce.

Produk ini dipasarkan dengan harga mulai Rp 4,9 juta, menyasar konsumen yang mencari solusi listrik portabel dengan fungsi cukup lengkap. 

Dengan kombinasi fitur pengisian fleksibel, dukungan penggunaan luar ruang, dan kemampuan menjadi cadangan daya di rumah, Schneider OffGrid datang sebagai jawaban atas kebutuhan listrik yang makin dinamis. 

Di tengah mobilitas tinggi dan ketergantungan pada perangkat elektronik, kehadiran power station seperti ini tampaknya akan semakin dilirik. (Syarifah) 

Editor : Amin Basiri
#Schneider OffGrid #power station portabel #Schneider OffGrid Indonesia #power station untuk camping #perangkat listrik saat mati lampu