Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perilisan BYD Shark 2 di Indonesia: Pikap Hybrid yang Bikin Toyota Hilux Ketar-Ketir

Fadila An Naila • Sabtu, 9 Mei 2026 | 21:38 WIB
BYD Shark 2
BYD Shark 2

RadarMadura.id - Kehadiran BYD Shark 6 di Indonesia mulai menarik perhatian pecinta otomotif dan pengguna kendaraan double cabin.

Pikap Plug in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV ini disebut menjadi ancaman serius bagi dominasi Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton yang selama ini menguasai pasar.

Bukan hanya mengandalkan desain gagah, BYD Shark juga membawa tenaga besar, interior premium, dan teknologi modern yang belum banyak dimiliki rival diesel konvensional.

Salah satu fitur yang paling ramai dibicarakan adalah kemampuan V2L yang membuat mobil bisa berubah menjadi sumber listrik berjalan.

Berdasarkan pantauan kami, BYD tampaknya tidak hanya ingin menjual kendaraan kerja, tetapi juga menghadirkan gaya hidup baru untuk pengguna double cabin di Indonesia.

Baca Juga: Resmi Meluncur! Suzuki Jimny 5-Door Electric, Berapa Harga Resminya di Indonesia?

First Impression BYD Shark 6 Terlihat Sangar dan Futuristik

Secara tampilan, BYD Shark langsung memberi kesan modern sejak pertama dilihat.

Desain bodinya mengusung gaya kotak kokoh ala pikap Amerika dengan karakter maskulin yang kuat.

Lampu depan LED vertikal membuat wajah mobil terlihat agresif dan berbeda dari pikap Jepang pada umumnya.

Bagian belakang juga tampil modern berkat penggunaan full width LED tail light yang membentang lebar.

Kombinasi desain seperti ini membuat BYD Shark terlihat lebih futuristik dibanding Hilux maupun Triton.

Bagi pengguna muda atau pebisnis yang ingin tampil beda, desain seperti ini jelas menjadi daya tarik tersendiri.

Interior BYD Shark 6 Terasa Lebih Mirip SUV Premium

Masuk ke dalam kabin, suasana yang ditawarkan BYD Shark terasa jauh dari kesan pikap pekerja keras konvensional.

Interiornya justru lebih mendekati SUV premium modern.

Layar sentuh utama berukuran 12,8 inci menjadi pusat perhatian di dashboard.

Layar tersebut juga bisa diputar seperti mobil listrik BYD lainnya.

Panel instrumen digital 10,25 inci membuat tampilan kabin terasa modern dan rapi.

BYD juga menyematkan Head Up Display 12 inci untuk membantu pengemudi melihat informasi penting tanpa mengalihkan pandangan dari jalan.

Hal ini menjadi kabar menarik bagi pengguna double cabin yang selama ini menginginkan kenyamanan setara SUV keluarga.

Tenaga BYD Shark 6 Bikin Pikap Diesel Mulai Terancam

BYD Shark menggunakan mesin 1.5 liter turbo yang dipadukan dua motor listrik penggerak empat roda.

Teknologi tersebut disebut sebagai DMO atau Dual Mode Off road.

Total tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 430 HP dengan torsi 650 Nm.

Angka tersebut jauh di atas rata rata pikap diesel konvensional di Indonesia.

Akselerasi 0 sampai 100 km per jam bahkan diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 5,7 detik.

Untuk ukuran mobil double cabin, performa seperti ini tergolong sangat buas.

Fitur V2L Jadi Pembeda Utama BYD Shark 6

Salah satu fitur paling menarik dari BYD Shark adalah kemampuan Vehicle to Load atau V2L.

Teknologi ini memungkinkan mobil menjadi sumber daya listrik untuk perangkat eksternal.

Total output listrik yang dapat disalurkan mencapai 6,6 kW.

BYD menyediakan empat titik outlet V2L di kendaraan ini.

Tiga di antaranya bahkan berada di area bak belakang.

Pengguna bisa memanfaatkan fitur tersebut untuk menyalakan alat kerja, kompor listrik, lampu camping, hingga proyektor outdoor.

Berdasarkan pantauan kami, fitur seperti ini sangat cocok untuk kebutuhan pekerja lapangan, pehobi camping, hingga konten kreator outdoor di Indonesia.

Kenyamanan dan Efisiensi Jadi Nilai Tambah

Berbeda dari sebagian besar pikap konvensional, BYD Shark memakai suspensi independen double wishbone di depan dan belakang.

Konstruksi seperti ini membuat kenyamanan berkendara diprediksi jauh lebih baik dibanding suspensi per daun milik Hilux dan Triton.

BYD juga membekali Shark dengan baterai Blade LFP berkapasitas 29,58 kWh.

Dalam mode listrik murni, mobil ini diklaim bisa berjalan hingga sekitar 100 kilometer berdasarkan standar NEDC.

Jika tangki bahan bakar dan baterai penuh, jarak tempuh totalnya disebut mampu mencapai 840 kilometer.

Baca Juga: Xiaomi SU7 Ultra vs Porsche Taycan, Pertarungan 'Smartphone di Atas Roda' di Sirkuit Mandalika

Tabel Spesifikasi Utama BYD Shark 6

Spesifikasi BYD Shark 6
Mesin 1.5L Turbo PHEV
Sistem Penggerak Dual Motor AWD
Tenaga Maksimal 430 HP
Torsi Maksimal 650 Nm
Akselerasi 0 sampai 100 km per jam 5,7 detik
Kapasitas Baterai 29,58 kWh
Mode EV Hingga 100 km
Fitur Unggulan V2L 6,6 kW
Suspensi Belakang Double wishbone independen

Melihat kombinasi tenaga besar, teknologi hybrid modern, dan fitur V2L yang unik, BYD Shark 6 berpotensi mengubah pasar double cabin Indonesia pada 2026.

Mobil ini tidak hanya menawarkan kemampuan kerja, tetapi juga kenyamanan dan teknologi yang lebih dekat ke SUV premium modern.

Jika harga resminya benar benar kompetitif, Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton tampaknya harus mulai waspada.

Menurut Anda apakah BYD Shark 6 bisa benar benar menggeser dominasi pikap Jepang di Indonesia? (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#BYD Shark 6 #BYD Shark 2026 #pikap hybrid BYD #toyota hilux #mitsubishi triton