RadarMadura.id - Persaingan teknologi keselamatan mobil semakin ketat pada model kendaraan tahun 2026.
Honda dan Mitsubishi menjadi dua merek Jepang yang paling agresif menghadirkan fitur Advanced Driver Assistance System atau ADAS dengan kemampuan lebih pintar dan responsif.
Honda mengandalkan sistem Honda Sensing yang kini semakin matang pada model terbaru seperti CR-V dan HR-V 2026.
Sementara Mitsubishi menghadirkan pengembangan Diamond Sense atau e-Assist yang fokus pada kestabilan dan kontrol kendaraan dalam berbagai kondisi jalan.
Berdasarkan pantauan kami, kedua teknologi ini sama-sama mengalami peningkatan besar dibanding generasi sebelumnya.
Honda Sensing 2026 Lebih Responsif untuk Harian
Honda Sensing pada model 2026 dikenal memiliki karakter respons yang lebih halus dan natural.
Sistem ini memanfaatkan peningkatan sensor kamera serta radar untuk membaca kondisi jalan secara lebih cepat.
Collision Mitigation Braking System atau CMBS bekerja cukup agresif dalam mendeteksi potensi tabrakan depan.
Adaptive Cruise Control dengan fitur Low Speed Follow juga terasa nyaman digunakan saat menghadapi kemacetan perkotaan.
Mobil mampu menjaga jarak secara otomatis dengan akselerasi dan pengereman yang lebih lembut.
Lane Keeping Assist System serta Road Departure Mitigation juga bekerja aktif menjaga posisi mobil tetap berada di jalur aman.
Hal ini menjadi nilai penting untuk pengguna yang sering berkendara di jalan tol maupun lalu lintas padat seperti Jakarta dan Surabaya.
Berdasarkan pengamatan kami, karakter Honda Sensing terasa cocok untuk pengemudi yang mengutamakan kenyamanan tanpa intervensi sistem yang terlalu kasar.
Mitsubishi Diamond Sense Fokus pada Stabilitas
Mitsubishi memiliki pendekatan berbeda dalam pengembangan sistem keselamatannya.
Diamond Sense atau e-Assist lebih menonjolkan kemampuan menjaga stabilitas kendaraan saat manuver.
Teknologi ini mulai diperkuat pada model terbaru seperti Mitsubishi Xforce Plus.
Auto Emergency Braking pada sistem terbaru diklaim lebih cepat membaca potensi benturan di depan kendaraan.
Namun keunggulan utama Mitsubishi justru terletak pada integrasi dengan Active Yaw Control dan Active Stability Control.
Kedua teknologi tersebut bekerja menjaga kestabilan mobil saat menikung tajam atau melintasi jalan licin.
Sistem ini sangat terasa manfaatnya ketika berkendara di kondisi hujan atau jalan berbatu.
Berdasarkan pantauan kami, karakter seperti ini cocok dengan kondisi jalan Indonesia yang sering berubah dan tidak selalu mulus.
Perbandingan Fitur ADAS Honda dan Mitsubishi 2026
| Fitur | Honda Sensing 2026 | Mitsubishi Diamond Sense 2026 |
|---|---|---|
| Pengereman otomatis | Sangat responsif dan halus | Cepat dan presisi |
| Adaptive Cruise Control | Sangat baik dengan Low Speed Follow | Tersedia pada varian tertentu |
| Lane assist | Sangat proaktif | Baik |
| Stabilitas kendaraan | Baik | Sangat unggul |
| Fokus utama | Kenyamanan dan keselamatan harian | Kendali dan stabilitas manuver |
Mana yang Lebih Cocok untuk Pengguna Indonesia
Honda Sensing lebih unggul untuk kebutuhan berkendara harian yang padat dan sering menghadapi kemacetan.
Respons pengereman serta fitur ACC miliknya terasa lebih natural dan nyaman untuk perjalanan jauh.
Sementara Mitsubishi Diamond Sense menawarkan rasa percaya diri lebih tinggi ketika menghadapi jalan licin atau manuver cepat.
Kehadiran Active Yaw Control membuat pengendalian mobil terasa lebih stabil terutama saat kondisi cuaca buruk.
Berdasarkan pengamatan kami, pilihan terbaik sebenarnya tergantung gaya berkendara masing-masing pengguna.
Jika fokus utama Anda adalah kenyamanan dan teknologi bantuan berkendara modern, Honda Sensing terasa lebih matang.
Namun jika Anda lebih sering melewati jalan menantang dan membutuhkan kontrol kendaraan ekstra, Mitsubishi Diamond Sense layak dipertimbangkan.
Menurut Anda, fitur ADAS seperti apa yang paling penting untuk kondisi jalan dan lalu lintas di Indonesia saat ini? (fadila)
Editor : Fadila An Naila