Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pajak Mobil Hybrid vs Mobil Bensin 2026 Mulai Terbongkar, Mana yang Lebih Hemat untuk Dipakai Harian

Fadila An Naila • Minggu, 3 Mei 2026 | 20:42 WIB
Suzuki XL7 Hybrid
Suzuki XL7 Hybrid

RadarMadura.id - Perbandingan biaya pajak antara mobil hybrid dan mobil bensin mulai menjadi perhatian banyak konsumen pada tahun 2026.

Hal ini terjadi karena pemerintah terus mendorong penggunaan kendaraan rendah emisi melalui berbagai insentif pajak.

Mobil hybrid memang masih memiliki harga beli yang relatif lebih tinggi dibanding mobil bensin biasa.

Namun berdasarkan pantauan kami, total biaya kepemilikannya dalam jangka panjang justru mulai terlihat lebih menguntungkan.

Baca Juga: Bocoran iPhone 17 Air Mulai Terungkap, Bodinya Super Tipis dan RAM 12GB untuk Fitur AI Apple

Pajak Tahunan Hybrid Tidak Selalu Mahal

Banyak orang mengira pajak mobil hybrid pasti jauh lebih mahal dibanding mobil bensin.

Padahal kondisi di lapangan tidak selalu seperti itu.

Mobil hybrid memang memiliki NJKB atau Nilai Jual Kendaraan Bermotor yang lebih tinggi karena teknologi yang digunakan lebih kompleks.

Namun beberapa daerah mulai memberikan tarif PKB lebih rendah untuk kendaraan ramah lingkungan.

Akibatnya selisih pajak tahunan antara mobil hybrid dan mobil bensin tidak terlalu jauh terutama pada kelas harga yang setara.

Sementara mobil bensin konvensional masih memakai tarif standar yang berpotensi naik jika emisi karbon dianggap tinggi.

Hybrid Dapat Banyak Insentif Pajak

Keuntungan utama mobil hybrid justru terasa saat pembelian awal.

Pemerintah memberikan berbagai insentif seperti pengurangan tarif BBNKB untuk kendaraan rendah emisi.

Selain itu terdapat juga program PPnBM Ditanggung Pemerintah atau DTP untuk beberapa model hybrid produksi lokal.

Skema ini membuat harga OTR mobil hybrid menjadi lebih kompetitif dibanding beberapa tahun lalu.

Berdasarkan pengamatan kami, kebijakan seperti ini mulai membuat konsumen kelas menengah melirik mobil hybrid sebagai alternatif realistis.

Penghematan BBM Jadi Faktor Paling Besar

Keunggulan terbesar mobil hybrid tetap ada pada efisiensi bahan bakar.

Rata rata konsumsi BBM mobil hybrid bisa 20 hingga 35 persen lebih hemat dibanding mobil bensin biasa.

Beberapa model bahkan mampu mencatat efisiensi lebih tinggi terutama saat digunakan di perkotaan yang macet.

Penghematan di SPBU dalam jangka panjang akhirnya mampu menutupi selisih harga beli maupun biaya pajak tahunan.

Hal ini menjadi penting terutama ketika harga bahan bakar terus mengalami penyesuaian.

Simulasi Pajak dan Biaya Hybrid vs Bensin

Sebagai gambaran, mobil dengan NJKB sekitar Rp300 juta memiliki struktur biaya yang cukup berbeda.

Mobil bensin biasanya terkena tarif BBNKB standar sekitar 10 hingga 12,5 persen.

Sementara mobil hybrid berpotensi mendapat tarif lebih rendah berkat insentif kendaraan ramah lingkungan.

Dari sisi PPnBM, mobil bensin umumnya dikenai tarif lebih tinggi dibanding hybrid.

Efisiensi BBM hybrid juga jauh lebih baik untuk penggunaan harian.

Berdasarkan pantauan kami, keuntungan terbesar hybrid mulai terasa setelah pemakaian beberapa tahun terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Mobil Bensin Masih Punya Kelebihan

Meski hybrid semakin menarik, mobil bensin tetap memiliki pasar yang besar.

Harga beli awal mobil bensin umumnya lebih murah.

Biaya servis di bengkel umum juga masih dianggap lebih sederhana oleh sebagian konsumen.

Selain itu jaringan servis kendaraan bensin masih lebih luas terutama di daerah.

Karena itu mobil bensin tetap cocok bagi pengguna yang mengutamakan biaya pembelian awal rendah.

Baca Juga: Strategi Baru Honor Masuk Segmen Tablet Murah, Pad X8b Tawarkan Spesifikasi Besar di Harga Rp2 Jutaan untuk Pengguna Aktif

Hybrid Mulai Jadi Pilihan Masa Depan

Tren kendaraan hybrid di Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.

Kombinasi insentif pajak, efisiensi bahan bakar, dan regulasi emisi membuat mobil hybrid semakin relevan.

Terlebih beberapa kota besar mulai memperketat aturan kendaraan berbasis emisi tinggi.

Menurut Anda, apakah mobil hybrid sudah layak menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dibanding mobil bensin biasa? (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#pajak mobil hybrid 2026 #pajak mobil bensin #biaya mobil hybrid #PPnBM hybrid #PKB mobil hybrid