RadarMadura.id - Xpeng G7 EREV 2026 siap menggebrak pasar global dengan klaim jarak tempuh gabungan hingga 1.704 km.
SUV ini dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2026 dengan harga mulai 195.800 Yuan atau sekitar Rp450 jutaan.
Model ini dikembangkan oleh Xpeng sebagai solusi bagi pengguna yang masih khawatir dengan keterbatasan infrastruktur pengisian daya.
Dengan teknologi EREV, mobil ini menawarkan kombinasi efisiensi tinggi dan fleksibilitas penggunaan harian.
Teknologi EREV yang Jadi Pembeda
Xpeng G7 menggunakan sistem Extended Range Electric Vehicle yang berbeda dari hybrid biasa. Mobil ini tetap digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik tanpa koneksi langsung mesin ke roda.
Mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.
Pendekatan ini memberikan pengalaman berkendara seperti mobil listrik murni. Namun pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan jauh.
Sistem ini menjadi solusi praktis untuk kondisi seperti di Indonesia yang infrastruktur charging belum merata.
Berdasarkan pantauan kami, teknologi seperti ini sangat relevan untuk pasar berkembang. Konsumen bisa menikmati efisiensi listrik tanpa kehilangan fleksibilitas kendaraan konvensional.
Jarak Tempuh Ekstrem hingga 1700 Km
Keunggulan utama Xpeng G7 EREV terletak pada jarak tempuhnya yang sangat jauh. Dalam kondisi penuh, mobil ini mampu menempuh hingga 1.704 km berdasarkan standar CLTC. Angka ini jauh melampaui kebanyakan mobil listrik saat ini.
Untuk penggunaan listrik murni, G7 mampu menempuh sekitar 430 km. Jarak ini sudah cukup untuk mobilitas harian tanpa perlu menggunakan mesin bensin.
Ketika baterai mulai habis, mesin generator akan otomatis bekerja mengisi daya.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan antar kota. Dengan sistem ini, kekhawatiran soal range anxiety bisa ditekan secara signifikan.
Performa Bertenaga dengan Efisiensi Tinggi
Xpeng G7 EREV dibekali baterai lithium iron phosphate berkapasitas 55,8 kWh. Teknologi ini dikenal lebih aman dan tahan lama dibanding baterai konvensional. Selain itu, mobil ini juga memiliki tangki bensin 60 liter untuk mendukung sistem generator.
Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga hingga 218 kW atau sekitar 292 hp. Performa ini membuat SUV ini tetap responsif meski fokus pada efisiensi. Kombinasi tenaga dan efisiensi menjadi nilai jual utama kendaraan ini.
Dengan spesifikasi tersebut, G7 tidak hanya unggul dalam jarak tempuh tetapi juga tetap nyaman digunakan dalam berbagai kondisi.
Siap Tantang Tesla dan Ekspansi Global
Kehadiran Xpeng G7 EREV secara langsung menargetkan segmen yang saat ini didominasi oleh Tesla Model Y. Dengan harga yang lebih terjangkau dan jarak tempuh lebih jauh, G7 menjadi alternatif menarik bagi konsumen.
Xpeng juga berencana membawa model ini ke pasar global. Wilayah yang ditargetkan meliputi Eropa, Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Afrika. Strategi ini menunjukkan ambisi besar Xpeng dalam memperluas pengaruhnya di industri kendaraan listrik dunia.
Perkiraan Spesifikasi Xpeng G7 EREV 2026
| Kategori | Spesifikasi |
|---|---|
| Sistem | EREV |
| Jarak Tempuh | 1.704 km (gabungan) |
| Mode Listrik | 430 km |
| Baterai | 55,8 kWh LFP |
| Tenaga | 218 kW atau 292 hp |
| Mesin | 1.5T sebagai generator |
| Harga | Mulai Rp450 jutaan |
Penutup
Xpeng G7 EREV 2026 membawa pendekatan baru dalam dunia mobil listrik dengan menggabungkan efisiensi dan fleksibilitas.
Teknologi ini berpotensi menjadi solusi bagi banyak pengguna yang belum sepenuhnya siap beralih ke EV murni.
Jika masuk ke Indonesia, apakah kamu lebih tertarik memilih mobil listrik murni atau model seperti EREV ini yang lebih fleksibel. (hasan)
Editor : Hasan Bashri