RadarMadura.id - Motorola mulai serius memasuki pasar ponsel lipat model buku melalui Razr Fold yang dijadwalkan membuka pre order pada 31 Mei 2026 di China.
Smartphone ini diposisikan sebagai perangkat flagship dengan harga sekitar 1.999 euro atau setara Rp34 jutaan.
Kehadiran perangkat ini menjadi sinyal bahwa Motorola siap bersaing di segmen foldable premium global.
Bagi pengguna di Indonesia, perangkat ini menarik karena menghadirkan layar besar dan fitur produktivitas dalam satu genggaman.
Hal ini menjadi kabar baik bagi profesional yang membutuhkan perangkat fleksibel untuk kerja mobile.
Berdasarkan pantauan kami, tren ponsel lipat semakin berkembang terutama untuk kebutuhan multitasking.
Motorola mencoba menawarkan alternatif baru di tengah dominasi merek besar lainnya.
Baca Juga: Motor Bergaya Scrambler Yamaha PG 1 Outdoor Edition 2026 Siap Temani Camping dan Jalan Pedesaan
Masuk Segmen Foldable Model Buku yang Lebih Produktif
Motorola Razr Fold menjadi langkah baru karena sebelumnya lini Razr dikenal dengan desain lipat vertikal.
Kini, perangkat ini mengusung desain seperti buku yang memberikan layar lebih luas.
Model ini cocok untuk membuka banyak aplikasi sekaligus.
Berdasarkan pengalaman kami, tipe ini lebih nyaman untuk bekerja dibanding model lipat biasa.
Performa Flagship dengan Snapdragon dan RAM Besar
Smartphone ini ditenagai chipset Snapdragon generasi terbaru yang dipadukan dengan RAM hingga 16GB.
Kombinasi ini memberikan performa tinggi untuk multitasking dan aplikasi berat.
Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur AI untuk meningkatkan produktivitas.
Hal ini membuat perangkat ini tidak hanya untuk hiburan tetapi juga kerja.
Baterai Besar dan Pengisian Cepat untuk Penggunaan Seharian
Motorola membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 6.000mAh.
Kapasitas ini tergolong besar untuk ponsel lipat di kelasnya.
Dukungan pengisian cepat hingga 80W membuat waktu pengisian lebih singkat.
Berdasarkan pantauan kami, kombinasi ini sangat membantu pengguna dengan aktivitas padat.
Layar Besar dan Refresh Rate Tinggi untuk Pengalaman Maksimal
Layar utama berukuran lebih dari 8 inci dengan teknologi LTPO OLED dan refresh rate 120Hz.
Sementara layar luar memiliki ukuran sekitar 6,5 inci dengan refresh rate tinggi hingga 165Hz.
Pengalaman visual terasa lebih halus dan responsif. Hal ini sangat cocok untuk multitasking maupun hiburan.
Kamera Lengkap untuk Berbagai Kebutuhan Fotografi
Motorola menyematkan tiga kamera belakang masing masing 50MP.
Konfigurasi ini mencakup kamera utama, ultra wide, dan telefoto. Kamera depan juga tersedia di kedua sisi layar untuk fleksibilitas penggunaan.
Berdasarkan pengalaman kami, setup ini cukup lengkap untuk kebutuhan fotografi sehari hari.
Dukungan Stylus untuk Produktivitas Lebih Tinggi
Perangkat ini juga mendukung penggunaan stylus untuk menulis dan menggambar.
Fitur ini membuatnya semakin mendekati fungsi tablet atau laptop kecil.
Pengguna dapat mencatat atau mengedit dokumen dengan lebih mudah. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pekerja kreatif.
Tabel Spesifikasi dan Harga Motorola Razr Fold
Layar utama 8,09 inci LTPO OLED 120Hz
Layar luar 6,56 inci hingga 165Hz
Chipset Snapdragon flagship
RAM 16GB
Baterai 6.000mAh
Fast charging 80W dan wireless 50W
Kamera tiga sensor 50MP
Harga sekitar Rp34 jutaan
Motorola Razr Fold hadir sebagai pesaing baru di pasar ponsel lipat premium dengan fokus pada produktivitas dan performa tinggi.
Dengan spesifikasi unggulan dan desain fleksibel, perangkat ini berpotensi menarik perhatian pengguna profesional.
Jika resmi masuk Indonesia, persaingan di segmen foldable akan semakin ketat.
Menurut Anda, apakah ponsel lipat seperti ini sudah layak menggantikan laptop ringan? (fadila)