RadarMadura.id - Toyota bersiap merilis Toyota Hilux BEV 2026 pada pertengahan 2026 dengan sistem penggerak semua roda dan teknologi listrik penuh.
Pikap legendaris ini akan dijual mulai sekitar Rp874 jutaan hingga Rp967 jutaan di pasar Australia.
Kehadiran model ini menjadi langkah serius Toyota dalam membawa kendaraan komersial ke era elektrifikasi, meski target pasarnya masih difokuskan pada sektor industri seperti tambang dan konstruksi.
Baca Juga: Hanya Tertib saat Ada Petugas
Hilux Listrik Mulai Masuk Era Baru Kendaraan Kerja
Toyota menghadirkan pendekatan berbeda lewat Hilux versi listrik yang kini mengandalkan dua motor listrik.
Total tenaga mencapai 144 kW dengan torsi 468 Nm yang cukup besar untuk kelas pikap kerja.
Berbeda dengan versi diesel sebelumnya, mobil ini menggunakan transmisi otomatis satu percepatan dengan sistem shift-by-wire.
Hal ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih halus dan modern dibandingkan sistem konvensional.
Berdasarkan pantauan kami, langkah ini menunjukkan Toyota mulai menggeser karakter Hilux dari kendaraan utilitarian murni ke arah efisiensi dan teknologi.
Ini menjadi kabar baik bagi pelaku usaha yang mulai mempertimbangkan kendaraan ramah lingkungan.
Jarak Tempuh dan Pengisian Jadi Sorotan
Hilux BEV menawarkan jarak tempuh antara 245 km hingga 315 km berdasarkan standar NEDC.
Jika menggunakan standar WLTP yang lebih realistis, jaraknya sekitar 240 km.
Pengisian daya menjadi salah satu keunggulan karena dapat mengisi dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 30 menit menggunakan fast charging.
Fitur ini cukup penting untuk operasional harian yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Namun jika dibandingkan mobil listrik penumpang modern, jarak tempuh ini tergolong masih terbatas.
Untuk penggunaan di Indonesia, terutama luar kota, ini bisa menjadi pertimbangan utama.
Tetap Tangguh Tapi Ada Penyesuaian
Toyota tetap mempertahankan sistem Multi Terrain Select untuk berbagai kondisi jalan.
Namun beberapa fitur offroad ekstrem seperti differential lock dan low range dihilangkan.
Kapasitas towing juga turun menjadi 2.000 kg dari sebelumnya 3.500 kg pada versi diesel.
Hal ini menunjukkan adanya kompromi antara performa dan efisiensi energi.
Meski begitu, struktur rangka diperkuat dan suspensi baru digunakan untuk menyesuaikan bobot baterai.
Ini membuat mobil tetap stabil saat membawa beban.
Fitur Modern dan Cocok untuk Kebutuhan Lapangan
Hilux BEV hadir dengan berbagai fitur seperti panel instrumen digital dan inverter 1.500 watt.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengoperasikan perangkat elektronik langsung dari mobil.
Varian SR5 menawarkan fitur lebih lengkap dengan tambahan kenyamanan dan keselamatan.
Hal ini membuatnya tetap menarik bagi pengguna individu meski fokus utamanya adalah fleet.
Untuk pembeli tertentu, Toyota juga menyediakan bonus home charging 7 kW.
Ini tentu menarik bagi pengguna di Indonesia yang mulai beralih ke kendaraan listrik untuk usaha kecil.
Tabel Harga dan Spesifikasi Singkat
| Kategori | Detail |
|---|---|
| Harga | Rp874 juta – Rp967 juta |
| Tenaga | 144 kW |
| Torsi | 468 Nm |
| Jarak Tempuh | 240–315 km |
| Penggerak | AWD |
| Fast Charging | 10% ke 80% dalam 30 menit |
| Towing Capacity | 2.000 kg |
Kehadiran Hilux listrik menjadi sinyal kuat bahwa kendaraan kerja pun mulai beralih ke elektrifikasi.
Meski masih ada keterbatasan pada jarak tempuh dan daya angkut, inovasi ini membuka jalan untuk masa depan pikap yang lebih efisien.
Kalau masuk Indonesia nanti, menurut kamu Hilux listrik ini lebih cocok untuk bisnis atau malah harian? (fadila)
Editor : Fadila An Naila