RadarMadura.id - Samsung resmi memperluas dukungan komunikasi satelit untuk lini Galaxy, termasuk seri Galaxy S26, ke lebih banyak negara sejak 2025.
Ekspansi ini melibatkan operator besar di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang untuk memastikan pengguna tetap bisa mengirim pesan darurat meski tanpa jaringan seluler.
Langkah ini menegaskan posisi Samsung dalam menghadirkan konektivitas yang lebih tangguh, terutama di situasi genting seperti bencana alam atau saat berada di area blank spot.
Dukungan satelit kini tidak hanya tersedia untuk flagship terbaru, tetapi juga sejumlah model Galaxy S dan Galaxy A tertentu.
Won Joon Choi, President dan COO Mobile eXperience Samsung Electronics, menegaskan bahwa komunikasi satelit menjadi elemen penting dalam lanskap seluler modern.
Ia menyebut akses komunikasi yang stabil kini bukan lagi fitur tambahan, melainkan kebutuhan mendasar.
Baca Juga: Selisih Tipis dari Baru, Harga Suzuki Fronx Bekas 2026 Bikin Varian SGX Hybrid Makin Menggoda
Satelit Jadi Penopang Konektivitas di Era AI
Samsung melihat konektivitas stabil sebagai fondasi penting di tengah berkembangnya kecerdasan buatan.
Perangkat berbasis AI membutuhkan jaringan yang tetap aktif dalam berbagai kondisi agar fitur pintar bisa berjalan optimal.
Fitur satelit pada Galaxy dirancang untuk mendukung pengiriman pesan darurat, teks terbatas, serta data dasar ketika sinyal operator konvensional hilang.
Dalam praktiknya, ini bisa menjadi penyelamat saat pengguna berada di pegunungan, laut, atau wilayah terpencil.
Berdasarkan pantauan kami, fitur komunikasi satelit seperti ini sangat relevan untuk pengguna di Indonesia yang kerap menghadapi kendala sinyal di daerah pelosok atau saat musim bencana. Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang mencari ponsel dengan lapisan keamanan ekstra.
Daftar Operator Pendukung Satelit Galaxy
Ekspansi ini dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah operator besar di berbagai kawasan. Berikut rincian dukungan operator untuk fitur satelit Galaxy
Amerika Serikat
Dukungan tersedia melalui
-
T-Mobile
-
Verizon
-
AT&T
Fitur mencakup eSOS dan T911 pada model Galaxy S21 ke atas serta beberapa seri Galaxy A, tergantung kebijakan operator.
Eropa
Didukung oleh
-
Virgin Media O2
-
Vodafone
-
MasOrange
Ketersediaan berbeda di tiap negara dan masih menyesuaikan regulasi setempat.
Jepang
Bermitra dengan
-
KDDI
-
SoftBank
-
NTT docomo
-
Rakuten Mobile
Cakupan meliputi Galaxy S22 ke atas dan beberapa model Galaxy A, dengan dukungan ETWS serta pesan satelit terbatas.
Samsung menyatakan masih menjajaki kerja sama tambahan untuk memperluas dukungan ke lebih banyak negara dan kategori perangkat.
Meski belum diumumkan secara spesifik untuk Indonesia, potensi penerapannya cukup besar mengingat kondisi geografis Tanah Air yang luas dan beragam.
Perangkat yang Mendukung Fitur Satelit
Berikut gambaran umum perangkat yang sudah atau akan mendukung komunikasi satelit secara global
| Seri Perangkat | Dukungan Satelit | Keterangan |
|---|---|---|
| Galaxy S26 | Ya | Dukungan global bertahap |
| Galaxy S22 ke atas | Ya | Tergantung wilayah dan operator |
| Galaxy S21 ke atas | Ya | Khusus wilayah tertentu |
| Galaxy A tertentu | Ya | Model terbatas sesuai negara |
Fitur ini tidak ditujukan untuk streaming atau internet penuh, melainkan komunikasi darurat dan teks dasar.
Namun dalam situasi krisis, fungsi tersebut sudah lebih dari cukup untuk memberi kabar atau meminta pertolongan.
Pada akhirnya, perluasan dukungan satelit ini memperlihatkan arah industri smartphone yang semakin mengedepankan keamanan dan ketahanan koneksi.
Jika fitur ini resmi hadir di Indonesia, apakah Anda tertarik menjadikannya sebagai pertimbangan utama saat membeli ponsel baru? (hasan)