RadarMadura.id - Xiaomi memperkenalkan dua perangkat ringkas untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, yakni Xiaomi Tag dan Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank 5000 15W.
Keduanya sudah dipasarkan di Eropa dengan harga mulai 14,9 Euro untuk Tag dan 59,99 Euro untuk power bank.
Produk ini menyasar pengguna yang sering bepergian dan ingin membawa perangkat tambahan tanpa ribet kabel atau bobot berlebih.
Bagi pasar Indonesia, kombinasi pelacak lintas ekosistem dan power bank magnetik super tipis ini bisa jadi solusi praktis untuk kebutuhan harian hingga perjalanan jauh.
Baca Juga: Personel Terbatas, Polisi Tak Bernyali Bubarkan Pesta Mercon Rakitan di Sepulu
Xiaomi Tag Bisa Terhubung ke Apple dan Android
Xiaomi Tag hadir sebagai perangkat pelacak mungil berbobot sekitar 10 gram yang bisa disematkan di kunci, dompet, hingga koper.
Keunggulan utamanya terletak pada kompatibilitas ganda karena dapat terhubung ke jaringan Apple Find My dan Android Find Hub.
Ini berarti pengguna iPhone maupun Android bisa memanfaatkannya tanpa terikat satu ekosistem saja.
Berdasarkan pantauan kami, fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama karena sebagian besar pelacak lain biasanya terkunci pada satu platform.
Di Indonesia yang banyak penggunanya memakai dua perangkat berbeda dalam satu keluarga, fitur ini jelas memudahkan. Pengguna tak perlu lagi membeli tracker berbeda untuk tiap jenis ponsel.
Cara kerjanya mengandalkan sinyal Bluetooth yang dideteksi perangkat di sekitarnya lalu diteruskan ke cloud. Lokasi kemudian bisa dipantau lewat aplikasi resmi di ponsel.
Seluruh data disebut terenkripsi saat transmisi sehingga hanya pemilik yang dapat mengakses informasinya.
Xiaomi juga menyematkan fitur notifikasi bila ada Tag asing yang mengikuti pengguna. Fitur ini penting untuk mencegah penyalahgunaan seperti pelacakan tanpa izin.
Perangkat ini memiliki rating IP69 dan memakai baterai CR2032 yang dapat diganti saat habis.
Perkiraan Harga Xiaomi Tag
| Varian | Harga Eropa | Perkiraan Harga Rupiah* |
|---|---|---|
| 1 unit | 14,9 Euro | Sekitar Rp250 ribuan |
| 4 unit | 49,9 Euro | Sekitar Rp830 ribuan |
*Perkiraan kurs Rp16.800 per Euro, bisa berubah saat masuk Indonesia
Dengan harga tersebut, Xiaomi Tag berpotensi bersaing ketat jika resmi masuk Tanah Air.
Terutama bagi pengguna yang sering bepergian naik pesawat atau kereta dan khawatir kehilangan barang.
Power Bank Magnetik 6 mm yang Bisa Tempel Langsung ke Ponsel
Perangkat kedua adalah Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank 5000 15W yang menonjolkan bodi sangat tipis hanya 6 mm dan bobot sekitar 98 gram.
Meski ramping, kapasitasnya mencapai 5.000 mAh yang cukup untuk mengisi ulang sebagian besar ponsel modern setidaknya satu kali.
Berdasarkan pantauan kami, desain setipis ini jarang ditemui di kelas power bank magnetik. Ketebalan yang minim membuatnya tetap nyaman digenggam saat menempel di belakang ponsel.
Ini jadi kabar baik bagi pengguna yang aktif bekerja di luar ruangan dan tak ingin ponselnya terasa berat.
Teknologi baterai silikon karbon dengan kandungan silikon 16 persen memungkinkan bodi lebih ringkas tanpa mengorbankan kapasitas.
Xiaomi juga menyematkan lembar grafit untuk membantu pelepasan panas. Sistem proteksi lengkap disiapkan untuk mencegah overcharge hingga overheating.
Menariknya, power bank ini bisa mengisi dua perangkat sekaligus. Pengisian nirkabel mencapai 15W sementara lewat kabel USB C bisa hingga 22,5W.
Standar Qi2 yang didukung membuatnya kompatibel dengan teknologi MagSafe sehingga bisa digunakan untuk iPhone, Samsung Galaxy, hingga Google Pixel.
Spesifikasi Utama Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank 5000 15W
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Kapasitas | 5.000 mAh |
| Ketebalan | 6 mm |
| Bobot | 98 gram |
| Wireless Charging | Hingga 15W |
| Wired Charging | Hingga 22,5W |
| Standar | Qi2 kompatibel MagSafe |
| Material | Aluminium alloy |
| Harga Eropa | 59,99 Euro |
| Perkiraan Harga Rupiah* | Sekitar Rp1 jutaan |
*Perkiraan kurs Rp16.800 per Euro
Untuk pengguna Indonesia, fitur magnetik ini akan terasa praktis saat commuting di kota besar seperti Surabaya atau Jakarta.
Ponsel tetap bisa digunakan sambil mengisi daya tanpa kabel menjuntai. Namun tetap perlu diperhatikan suhu lingkungan tropis agar tidak mengisi daya di bawah terik matahari langsung.
Baca Juga: Kapal Tongkang Akan Dievakuasi Pakai Metode Balon ApungApakah Layak Ditunggu di Indonesia
Kombinasi pelacak lintas ekosistem dan power bank magnetik ultra tipis menunjukkan Xiaomi ingin menghadirkan perangkat pendukung yang benar benar fungsional.
Berdasarkan pengalaman kami mencoba aksesori magnetik serupa, kenyamanan desain tipis sangat menentukan apakah perangkat itu benar benar dipakai setiap hari atau hanya tersimpan di tas.
Jika harga resminya nanti tak jauh dari konversi saat ini, dua produk ini berpotensi menarik perhatian pengguna muda hingga pekerja aktif. Terutama mereka yang sering bepergian dan ingin solusi ringkas tanpa ribet kabel.
Menurut Anda, apakah Xiaomi Tag dan power bank magnetik super tipis ini layak masuk daftar belanja gadget tahun ini? (fadila)