RadarMadura.id — Honor resmi memperkenalkan Honor Tablet 10 Pro di pasar China.
Tablet ini langsung mencuri perhatian karena membawa layar 11,5 inci beresolusi 2.8K dengan refresh rate 144 Hz serta baterai jumbo 10.100 mAh.
Honor menargetkan perangkat ini untuk pelajar, pekerja, hingga kreator konten yang membutuhkan tablet berlayar besar, nyaman di mata, dan sanggup dipakai seharian.
Di China, Honor Tablet 10 Pro dibanderol mulai 2.499 yuan atau sekitar Rp 5,9 juta.
Honor Tablet 10 Pro mengusung panel LCD 11,5 inci beresolusi 2.8K yang dipadukan refresh rate 144 Hz.
Menurut analisis kami, kombinasi ini tergolong di atas rata rata untuk kelas harganya, terutama untuk aktivitas belajar daring, scrolling dokumen panjang, hingga hiburan multimedia.
Layar tersebut dibekali fitur perlindungan mata lengkap seperti low blue light, global dimming, natural light mode, hingga AI sleep aid.
Fitur ini relevan bagi pelajar dan pekerja yang sering menatap layar berjam jam tanpa cepat lelah.
Menariknya, Honor juga menyediakan varian Soft Light Edition dengan tampilan menyerupai kertas.
Sensasi paper like ini membuat membaca dan mencatat terasa lebih natural, mirip membaca buku cetak, dan cocok untuk mahasiswa yang sering membuka PDF atau e book.
Dari sisi daya, tablet ini ditenagai baterai 10.100 mAh. Kapasitas besar ini secara realistis mampu menemani kelas online, mengetik laporan, hingga menonton film tanpa perlu sering mencari colokan listrik.
Baca Juga: Yamaha RX 100 2026 Comeback, Nostalgia Ikonik dengan Performa dan Teknologi Zaman Sekarang
Untuk urusan hiburan, Honor meningkatkan kualitas audio dengan delapan speaker berteknologi spatial audio.
Saat menonton film atau video conference, suara terdengar lebih menyebar dan imersif, bukan sekadar keras.
Honor Tablet 10 Pro juga mendukung Magic Pencil 4s. Stylus ini mendukung aktivitas mencatat, menggambar, hingga menulis rumus dengan presisi tinggi, sehingga relevan untuk pelajar teknik maupun pekerja kreatif.
Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8350 Ultra.
Chipset ini dipadukan RAM hingga 12 GB dan memori internal 256 GB, yang menurut kami sudah lebih dari cukup untuk multitasking berat.
Untuk produktivitas, Honor menyematkan dukungan pengolahan dokumen WPS, pengeditan rumus LaTeX, hingga perbandingan beberapa dokumen sekaligus. Fitur ini jarang ditemui di tablet kelas menengah.
Berbagai fitur AI juga hadir, mulai dari ringkasan teks otomatis, pengenalan tulisan tangan dan rumus, hingga sinkronisasi rekaman suara dengan catatan.
Ini membuat tablet terasa lebih cerdas dalam mendukung pekerjaan sehari hari.
Di pasar China, Honor Tablet 10 Pro dijual mulai 2.499 yuan untuk varian 12 GB RAM dan 256 GB penyimpanan. Hingga kini belum ada informasi resmi terkait rencana masuk Indonesia.
Honor Tablet 10 Pro resmi meluncur di China dengan layar 2.8K 144 Hz, baterai 10.100 mAh, dan fitur AI. Harganya mulai Rp 5,9 juta.