Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penanaman Mangrove Kangean Jadi Percontohan, Kemenhut Apresiasi Keberhasilan KTH Sumenep

Amin Basiri • Rabu, 24 Juni 2026 | 09:05 WIB
MEMBANGGAKAN: Sekretaris Ditjen PDASRH Kemenhut RI Mohammad Zainal Arifin (memakai batik) berfoto bersama jajaran saat kegiatan studi komparasi peningkatan kapasitas SDM KTH yang digelar oleh BPDAS Brantas Sampean di Bandung, Kamis (18/6).
MEMBANGGAKAN: Sekretaris Ditjen PDASRH Kemenhut RI Mohammad Zainal Arifin (memakai batik) berfoto bersama jajaran saat kegiatan studi komparasi peningkatan kapasitas SDM KTH yang digelar oleh BPDAS Brantas Sampean di Bandung, Kamis (18/6).

SUMENEP, RadarMadura.id – Keberhasilan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) mangrove di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, mendapat apresiasi dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI.

Hasil penanaman yang dinilai berhasil tersebut menjadi bukti keseriusan Kelompok Tani Hutan (KTH) bersama pendamping dalam mendukung program Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.

Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kemenhut RI Dr. Mohammad Zainal Arifin.

Apresiasi itu dikemukakan saat menerima laporan hasil kegiatan RHL mangrove dari perwakilan KTH dan penyuluh kehutanan pendamping dalam kegiatan studi komparasi peningkatan kapasitas SDM KTH yang digelar oleh BPDAS Brantas Sampean di Bandung, Kamis (18/6).

Dalam kesempatan tersebut, Kemenhut RI menilai kondisi pertumbuhan mangrove di Kangean sangat baik.

Berdasarkan dokumentasi yang ditunjukkan, tanaman tumbuh subur dengan perkembangan daun, cabang, hingga akar yang optimal serta pola tanam yang rapi.

Bahkan, keberhasilan RHL mangrove di Kangean disebut lebih menonjol dibandingkan sejumlah wilayah lain dengan jenis dan periode kegiatan yang sama.

Hal itu menjadi indikator bahwa pendampingan teknis serta komitmen masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir berjalan efektif.

”Keberhasilan penanaman mangrove di Kangean sangat membanggakan. Dari dokumentasi yang kami lihat, pertumbuhannya sangat baik dan menjadi salah satu contoh keberhasilan pelaksanaan RHL mangrove,” ucap Sekretaris Ditjen PDASRH Kemenhut RI Mohammad Zainal Arifin.

Sebagai bentuk dukungan terhadap capaian tersebut, Mohammad Zainal Arifin berencana melakukan kunjungan langsung ke Pulau Kangean.

Tujuannya, untuk melihat kondisi riil di lapangan dan perkembangan mangrove yang telah ditanam oleh kelompok masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPDAS Brantas Sampean Ir. Muchtar Efendi menyampaikan rasa bangga atas capaian KTH dan para pendamping di wilayah CDK Kabupaten Sumenep.

”Saya meminta seluruh tim tetap menjaga semangat dan terus mempertahankan kinerja menjelang rencana kunjungan jajaran Kemenhut RI,” katanya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kepala CDK Wilayah Kabupaten Sumenep Ir. Hoshaiah N. Lantu menuturkan, penghargaan dari pemerintah pusat menjadi motivasi bagi seluruh penyuluh dan anggota KTH di Kepulauan Kangean.

”Keberhasilan ini lahir dari sinergi, kedisiplinan, dan kerja keras semua pihak. Kami siap mengawal keberlanjutan ekosistem mangrove agar memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat serta mendukung target FOLU Net Sink 2030,” tandasnya. (iqb/yan)

Editor : Amin Basiri
#Kemenhut RI #sumenep #Kangean #percontohan #mangrove