RadarMadura.id - Pernahkah Anda membayangkan menjadi sosok yang mengubah hidup anak-anak dari pelosok negeri?
Menjadi guru di Sekolah Rakyat bukan sekadar profesi—ini adalah panggilan untuk mengabdi dan membangun masa depan Indonesia dari titik paling dasar: pendidikan.
Kesempatan langka itu kini terbuka. Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2025 Tahap 2 telah resmi dimulai.
Program yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos) ini membuka 853 formasi guru ahli pertama yang akan ditugaskan di 59 lokasi Sekolah Rakyat dari Sabang sampai Merauke.
Baca Juga: JANGAN JADI KORBAN! Kenali Ciri-Ciri Calo CPNS 2025 yang Menjanjikan Kelulusan & Cara Melaporkannya
Mengapa Sekolah Rakyat Berbeda?
Sekolah Rakyat bukan sekolah biasa. Ia hadir untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera, memberikan pendidikan gratis dengan sistem asrama, dan membekali mereka dengan keterampilan hidup, karakter kuat, serta harapan baru.
Dibentuk sebagai bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025, program ini menjadi strategi nasional untuk menghapus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan.
Jika Anda seorang pendidik dengan semangat sosial dan cita-cita besar, inilah momentum untuk membawa perubahan nyata.
Siapa yang Dicari?
Program ini mencari guru-guru terbaik dengan syarat berikut:
-
WNI usia 20–45 tahun
-
Lulusan minimal S1 atau D-IV/Sarjana Terapan dengan IPK ≥ 3,00
-
Memiliki sertifikat pendidik dari PPG
-
Menguasai Bahasa Inggris aktif
-
Sehat jasmani dan rohani
-
Bersih dari NAPZA
-
Siap tinggal di lingkungan sekolah berasrama
-
Tidak sedang menjadi ASN atau anggota partai politik
Jalur Seleksi: Ketat tapi Terbuka untuk Siapapun yang Siap
Proses seleksi terbagi dalam dua fase:
-
Seleksi Calon Guru oleh Kemendikdasmen, informasi bisa diakses di situs resmi:
https://ppg.dikdasmen.go.id/seleksi-guru-sekolah-rakyat-tahap-2 -
Seleksi Kompetensi Tambahan oleh Kemensos, yang meliputi:
-
Psikotes
-
Tes Kemampuan Bahasa Inggris
-
Wawancara
Semua dilakukan secara daring dan bersifat wajib.
-
Catat Jadwal Penting Ini
-
30 Juli: Penetapan formasi
-
31 Juli – 1 Agustus: Konfirmasi peserta
-
2 Agustus: Penyerahan data ke BKN
-
3 Agustus: Pengumuman calon guru
-
5 – 7 Agustus: Seleksi kompetensi tambahan
-
8 – 9 Agustus: Pengolahan hasil
-
10 – 12 Agustus: Pemrosesan data akhir
-
13 Agustus: Pengumuman kelulusan
Langkah Terakhir: Administrasi dan Penempatan
Peserta yang lolos harus melengkapi dokumen dengan cermat sebelum resmi diangkat sebagai PPPK Guru Sekolah Rakyat. Penempatan akan dilakukan di berbagai wilayah yang telah ditentukan.
Baca Juga: Kejari Kabupaten Sampang Atensi Khusus Tiga Program Desa
Ini Lebih dari Sekadar Karier
Menjadi guru Sekolah Rakyat berarti Anda dipercaya untuk menyalakan lilin di tempat paling gelap.
Bukan hanya mendapat status ASN, tetapi juga menjadi agen perubahan yang meninggalkan jejak panjang dalam hidup banyak anak.
Jika Anda merasa terpanggil, siapkan diri Anda dengan serius. Seleksi ini bukan hanya tentang kelulusan, tapi tentang kesiapan untuk menjadi bagian dari misi besar Indonesia. (fadila)
Editor : Fadila An Naila