SURABAYA, RadarMadura.id – Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak tampil memukau dalam debat kedua yang diselenggarakan KPU di Grand City, Surabaya Minggu (3/11) malam.
Pasangan calon gubernur Jatim nomor urut 2 itu menunjukkan performa solid dengan dukungan data dan fakta atas keberhasilan selama memimpin Provinsi Jatim.
Di awal debat, Khofifah memaparkan pencapaian selama periode pertamanya.
Termasuk raihan 738 penghargaan untuk Provinsi Jawa Timur dengan menyebut kemajuan yang dicapai adalah hasil kerja nyata.
Dia juga menyoroti peningkatan investasi di Jatim yang mencapai Rp 145 triliun pada 2023. Capaian itu menjadi yang tertinggi selama lima tahun terakhir.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi inklusif yang berdampak pada rendahnya tingkat pengangguran dibandingkan rata-rata nasional.
Tidak hanya itu, Khofifah menyampaikan keberhasilan tata kelola pemerintahan Jatim yang bersih dan antikorupsi.
Terbukti, torehan skor 92 di bidang pencegahan korupsi dari KPK. Capaian itu jauh di atas rata-rata nasional.
Selain itu, Jatim diakui sebagai provinsi paling inovatif oleh Kementerian Dalam Negeri.
Sedangkan di bidang penurunan kemiskinan ekstrem, Khofifah dan Emil mampu mengentaskan kemiskinan 263 ribu jiwa masyarakat Jatim pada 2024.
Khofifah juga menekankan pentingnya integritas birokrasi melalui penerapan Pergub 64/2019. Yaitu, tentang Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.
Sementara Emil Dardak menyatakan birokrasi yang baik harus berdampak nyata.
Dia sambil merujuk pada ratusan penghargaan yang telah diterima sebagai bukti keberhasilan sistem pemerintahannya.
Pihaknya berharap pilkada dapat memberi ruang untuk menyampaikan kisah di balik kerja keras mereka dalam mengelola Jatim.
Pakar Politik Universitas Airlangga Suko Widodo menyatakan performa apik Khofifah-Emil di debat kedua cukup bagus.
Mereka tampil istimewa dengan visi yang lengkap dan pengalaman yang nyata. Penampilan keduanya yang paling utuh dengan kelengkapan data, visi, dan pengalaman yang terstruktur baik. (*/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia