Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dispendikbud Pamekasan Kewalahan Pantau Kantin Sekolah

Fatmasari Margaretta • Kamis, 9 Mei 2024 | 19:25 WIB
FOKUS: Siswa kelas V-B SDN Jungcangcang 1 Pamekasan mengikuti KBM, Selasa (7/5). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
FOKUS: Siswa kelas V-B SDN Jungcangcang 1 Pamekasan mengikuti KBM, Selasa (7/5). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dugaan kasus keracunan yang terjadi di SDN Jungcangcang 1 Pamekasan menjadi atensi publik.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pamekasan akan memantau kantin sekolah. Namun, tidak semua kantin sekolah bisa dipantau karena jumlahnya mencapai seribu lebih.

”Kalau sehari satu sekolah, tentu membutuhkan seribu hari lebih untuk mendatangi sekolah,” kata Kepala Dispendikbud Pamekasan Akhmad Zaini.

Daya jangkau dispendikbud terhadap kantin sekolah masih lemah. Jika sekolah ditinjau di daerah utara, di selatan tidak terpantau.

Oleh karena itu, hal tersebut butuh kerja sama semua pihak. Zaini meminta pihak sekolah lebih proaktif mengecek kantin masing-masing.

Berkaitan kasus keracunan tersebut, Zaini meminta agar diselesaikan dengan baik.

Sehingga, tidak ada korban keracunan lagi. Dia juga menganjurkan siswa membawa makanan sendiri ke sekolah.

”Jadi, kami mengimbau kepada sekolah untuk proaktif mengecek makanan di kantin, yang kedaluwarsa tidak boleh dijual,” pintanya.

Zaini mengeklaim, Dispendikbud Pamekasan sudah melakukan program sekolah sehat, kantin sehat, dan juga ramah anak.

Namun, kejadian tersebut dianggap sebagai musibah. ”Kami gencarkan program itu. Yang kemarin itu musibah,” jelas Zaini.

Dia juga meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Ke depannya Dispendikbud Pamekasan meminta agar pihak sekolah bisa lebih aktif mengecek kantin sekolah.

”Kami meminta maaf kepada masyarakat akan kejadian ini, semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (ail/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#Sekolah sehat #keracunan #kedaluwarsa #program #sekolah #proaktif #ATENSI #kantin sekolah #makanan