Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Viral...! Bayi Lahir dengan 24 Jari, Keluarga Anggap Anugerah

Hasan Bashri • Jumat, 2 Februari 2024 | 22:56 WIB
Ilustrasi tangan bayi dengan 24 jari.
Ilustrasi tangan bayi dengan 24 jari.

SAMPANG, RadarMadura.id - Subaidah baru saja mendapatkan momongan ketiga. Bayi perempuan yang diberi nama Amira Hilyatun Nisak itu lahir pada Selasa (23/1) di tempat praktik bidan desa di Dusun Mandala Barat, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Sampang.

Namun, ada yang berbeda dengan bayi Amira. Jari tangan dan kaki bayi itu masing-masing ada enam. Total ada 24 jari di tangan dan kakinya.

Bahkan kabar tentang kelahiran baya dengan 24 jari ini sempat menghebohkan dan viral di media sosial. 

Hal ini membuat Subaidah dan suaminya, Fausi, terkejut. Mereka tidak menyangka bahwa putri mereka memiliki kelainan bawaan.

 ”Ini bagian anugerah dari yang kuasa,” kata Fausi kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Selasa (30/1).

Fausi mengatakan, saat pertama kali lahir, bayi Amira menangis terus. Namun, setelah bidan memeriksa jari-jarinya, bayi itu berhenti menangis. 

"Mungkin dia mau bilang kalau jari-jarinya beda," ujar Fausi.

Subaidah menuturkan, selama hamil, dia tidak merasakan ada yang aneh dengan kandungannya. 

Dia juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di posyandu. 

Dia hanya merasa gerakan bayi Amira lebih lembut daripada anak-anaknya yang lain.

"Kalau gerakan di perut, saya sudah curiga kalau perempuan. Tapi, saya tidak tahu kalau jari-jarinya banyak," cerita Subaidah.

 

Subaidah mengaku tidak ada riwayat keluarga yang memiliki jari-jari lebih. Baik dari pihaknya maupun dari pihak suaminya. 

Dia hanya ingat, saat hamil empat sampai lima bulan, dia sering melihat kepiting di rumah makan tempatnya bekerja.

"Saya heran lihat kaki kepiting banyak. Tapi, saya tidak tahu kalau itu ada pengaruhnya," ungkapnya.

Subaidah dan Fausi telah berdiskusi dengan keluarga besar mereka tentang kondisi bayi Amira.

Mereka sepakat untuk tidak mengoperasi atau memotong jari-jari yang lebih. Mereka menganggap jari-jari itu normal dan berfungsi dengan baik.

"Keluarga kami tidak setuju kalau jari-jarinya dipotong. Mereka bilang, kalau dipotong, mereka akan ambil Amira dari kami," kata Subaidah.

Amira memiliki dua kakak laki-laki. Yang tertua bernama Arif Rahmatullah yang sudah bersekolah di SMP. Yang kedua bernama Adfan yang masih duduk di SD. (bil/hasan

 

Editor : Hasan Bashri
#sampang #lahir #respon #viral #media sosial #orang tua #bayi #24 jari