JAKARTA, RadarMadura.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) mengadakan rapat koordinasi perdana dengan tujuh kementerian/lembaga (K/L) di bawah koordinasinya. Rapat tersebut berlangsung di Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (30/10/2023).
Dari tujuh K/L yang hadir, terlihat beberapa menteri yang turut serta, diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan Menteri ESDM Arifin Tasrif yang bertindak sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Senator Ahmad Nawardi Minta Menteri Agama Permudah Umrah Mandiri
Erick Thohir mengatakan bahwa rapat ini merupakan rapat awal untuk meninjau program-program yang ada di bawah Kemenko Marves. Ia belum bisa memberikan tanggapan lebih lanjut karena masih dalam tahap evaluasi.
"Rapat ini rapat perdana dan memang keputusannya rapatnya kan bergilir masing-masing pindah ke berbagai Kementerian di bawah Kemenko Marves," kata Erick Thohir usai rapat.
Baca Juga: Makan Siang Politis Ala Presiden Jokowi, Kumpulkan Para Capres Di Istana
Dalam rapat ini, Erick Thohir menyampaikan bahwa ada dua agenda utama yang dibahas, yaitu terkait dengan percepatan satuan tugas peningkatan tata kelola industri kelapa sawit dan optimalisasi penerimaan negara (Satgas) sawit dan implementasi perdagangan karbon.
Satgas Sawit dibentuk untuk menyelesaikan masalah sawit dalam kawasan hutan yang harus selesai pada 2 November 2023. Sedangkan, perdagangan karbon akan dipresentasikan pada pelaksanaan Conference of the Parties (COP) 28 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
"Ada dua tadi masalah satu percepatan mengenai rapat Satgas Sawit nanti kan tanggal 2 November sudah berlaku, tapi tanggal 8 November nanti kita akan rapat mengenai keputusan karbon tanggal 8 yang memang akan dipresentasikan dalam COP28 yang lainnya mungkin hanya review saja," jelas Erick Thohir. (hasan/dry)
Editor : Hendriyanto