Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tanamkan Jiwa Bela Negara Sejak Dini, Siswa FIES Sumenep Kunjungi Yonif TP 931/KJ

Dafir. • Rabu, 20 Mei 2026 | 22:01 WIB
Siswa kelas 2 Fatimah International Elementary School (FIES) berkunjung ke Markas Yonif TP 931/KJ.
Siswa kelas 2 Fatimah International Elementary School (FIES) berkunjung ke Markas Yonif TP 931/KJ.

SUMENEP – Suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat di Markas Yonif TP 931/KJ saat menerima kunjungan study visit siswa kelas 2 Fatimah International Elementary School (FIES), Rabu (20/5). Kegiatan edukasi kebangsaan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan prajurit TNI sekaligus menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, kekompakan, dan semangat bela negara sejak usia dini.

Sejak pagi, para siswa disambut hangat oleh prajurit Yonif TP 931/KJ. Wajah ceria dan rasa penasaran tampak menghiasi seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas edukatif dan interaktif. Study visit ini tidak hanya menjadi sarana belajar di luar kelas, tetapi juga memberikan pengalaman nyata dalam membangun karakter peserta didik.

Antusiasme siswa semakin terlihat saat menyaksikan demonstrasi kemampuan bela diri dan ketangkasan prajurit. Berbagai atraksi mulai dari PSM, PSHT, IPSI hingga kick boxing berhasil memukau siswa dan guru pendamping. Sorak kagum serta tepuk tangan riuh terdengar sepanjang pertunjukan berlangsung.

Komandan Yonif TP 931/KJ Mayor Inf Aditya Danang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter generasi muda agar memiliki semangat cinta tanah air dan jiwa nasionalisme yang kuat.

“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak pentingnya disiplin, rasa tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan cinta terhadap bangsa serta negara sejak usia dini,” ujarnya.

Setelah menyaksikan video profil satuan di aula, para siswa diajak berkeliling melihat display perlengkapan prajurit, pameran senjata, hingga berbagai fasilitas pembinaan di lingkungan markas Yonif TP 931/KJ.

Tak hanya mengenal dunia kemiliteran, siswa juga diperkenalkan pada program ketahanan pangan yang dijalankan satuan. Dalam sesi tersebut, siswa mengunjungi area peternakan, perikanan, pertanian, dan perkebunan yang dikelola prajurit sebagai bagian dari program produktif TNI.

Keceriaan siswa semakin terlihat saat melihat kandang sapi dan kambing, kolam ikan lele, hingga area kebun dan persawahan. Banyak siswa tampak aktif bertanya dan menunjukkan rasa ingin tahu terhadap berbagai aktivitas ketahanan pangan tersebut.

Mayor Inf Aditya Danang menegaskan, pengenalan sektor ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam membangun wawasan generasi muda mengenai kemandirian bangsa.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa prajurit TNI tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga hadir membantu masyarakat melalui berbagai program produktif dan ketahanan pangan,” tegasnya.

Suasana semakin meriah ketika siswa mengikuti latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) bersama prajurit Yonif TP 931/KJ. Dalam kegiatan tersebut, siswa belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, kekompakan, serta kepemimpinan melalui latihan yang menyenangkan dan penuh semangat.

“Melalui latihan PBB, anak-anak belajar menghargai waktu, membangun kerja sama, serta melatih mental disiplin dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat dari pihak FIES kepada Yonif TP 931/KJ, dilanjutkan sesi foto bersama seluruh peserta dan prajurit.

Melalui pengalaman langsung bersama prajurit TNI, siswa kelas 2 FIES Sumenep mendapatkan pembelajaran berharga tentang disiplin, cinta tanah air, semangat kebersamaan, serta pentingnya memiliki karakter kuat sejak usia dini.

Mayor Inf Aditya Danang berharap kegiatan edukasi kebangsaan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda Indonesia yang tangguh dan berjiwa nasionalis.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Jika sejak dini mereka dibentuk dengan karakter disiplin dan wawasan kebangsaan yang baik, maka masa depan Indonesia akan semakin kuat,” pungkasnya. (*)

Editor : Dafir.
#FIES #tni #siswa