Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BPJS Kesehatan Nobatkan Faskes Terbaik 2025, Dorong Layanan JKN Lebih Berkualitas

Hendriyanto • Jumat, 10 Oktober 2025 | 02:26 WIB

MALAM ANUGERAH: BPJS Kesehatan memberikan penghargaan Save Paramahita Award 2025 di Jakarta.
MALAM ANUGERAH: BPJS Kesehatan memberikan penghargaan Save Paramahita Award 2025 di Jakarta.

JAKARTA, RadarMadura.id – BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) yang dinilai berkomitmen dalam menghadirkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berkualitas. Program ini menjadi bentuk apresiasi terhadap faskes yang memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN di seluruh Indonesia.

Tahun ini, penghargaan mengusung semangat “Seva Paramahita” sebagai dasar nilai pelayanan. “Seva” berarti pelayanan tulus kepada sesama sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan, sedangkan “Paramahita” bermakna kualitas luhur menuju kebaikan.

BPJS Kesehatan berharap filosofi tersebut menumbuhkan semangat pelayanan dengan integritas, empati, dan profesionalitas. Melalui penghargaan ini, seluruh faskes diharapkan terus berinovasi dan meningkatkan mutu pelayanan bagi peserta JKN.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa keberhasilan Program JKN tidak terlepas dari kontribusi semua faskes di berbagai tingkatan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, tenaga medis, dan masyarakat.

“Program JKN adalah milik kita bersama. Kami percaya, dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, Program JKN akan terus menjadi harapan seluruh masyarakat dalam menjamin layanan kesehatan,” ujar Ghufron, Kamis (9/10).

Baca Juga: Gotong Royong Lintas Sektor, Kunci Sukses Program JKN dari BPJS Kesehatan

Per 1 Oktober 2025, jumlah peserta JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,6 persen dari total penduduk. BPJS Kesehatan juga memperluas akses layanan melalui kerja sama dengan rumah sakit apung dan rumah sakit bergerak di wilayah terpencil.

Selain itu, BPJS Kesehatan memberikan kompensasi bagi Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan Memenuhi Syarat (DBTMFS). Upaya ini memastikan masyarakat di daerah sulit tetap mendapatkan layanan kesehatan yang dijamin Program JKN.

Inovasi pelayanan juga terus dikembangkan untuk mempermudah peserta. Di antaranya penggunaan NIK/KTP sebagai identitas tunggal, fitur pendaftaran terjadwal di Mobile JKN, serta penyederhanaan rujukan bagi pasien penyakit kronis.

“BPJS Kesehatan juga memperkuat sistem digital di fasilitas kesehatan. Melalui optimalisasi layanan digital, pengelolaan Program JKN menjadi lebih transparan,” tambah Ghufron.

Salah satu inovasi penting adalah Portal Informasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PIF FPKTP). Portal ini memuat data klaim, pembayaran kapitasi, utilisasi layanan, dan laporan mutu yang dapat dipantau langsung oleh faskes.

Baca Juga: Ribuan Masyarakat Miskin di Kabupaten Bangkalan Terancam Tak Bisa Berobat Gratis, Akibat Pembayaran dan Kebijakan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan juga menambah fitur laporan kekosongan obat di Aplikasi Apotek Online. Fitur ini memungkinkan faskes melaporkan stok obat secara real time untuk mencegah kekosongan.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa JKN bukan hanya program pemerintah, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia. Dengan semangat gotong royong dan inovasi berkelanjutan, kita bersama menjaga sistem jaminan kesehatan yang adil dan inklusif,” tutup Ghufron.

Pada kesempatan itu, BPJS Kesehatan juga memberi penghargaan khusus kepada faskes yang berperan dalam kompensasi layanan kesehatan JKN di daerah DBTMFS Tahun 2025. Penghargaan tersebut diterima Puskesmas Taman Mataru Kabupaten Alor dan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II.

Berikut daftar penerima penghargaan Fasilitas Kesehatan Berkomitmen Terbaik dalam Pelayanan Program JKN Tingkat Nasional Tahun 2025:

Kategori Klinik Pratama

Klinik Dokter Vitis – Kabupaten Kediri

Klinik Aisyiyah Siti Hajar – Kota Tegal

Klinik Pratama Jentera Medika – Kota Jambi


Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter

Dokter Fitrijah – Kabupaten Jombang

Dokter Wiwi Marma – Kota Padang

Dokter Hasnur Elfiyeni – Kota Banda Aceh


Kategori Puskesmas

UPTD Puskesmas Lamno – Kabupaten Aceh Jaya

Puskesmas Kota Wilayah Utara – Kota Kediri

UPTD Puskesmas Tanah Sareal – Kota Bogor


Kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi

Dokter Gigi Dewi Susanty – Kota Bukittinggi

Dokter Gigi Willy – Kota Palembang

Dokter Gigi Ivony Yesikertasari – Kota Jayapura


Kategori Rumah Sakit D Pratama

RSUD Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM – Kabupaten Bangka Tengah

RSUD Kelas D Pratama Bulu Paccing Bikeru – Kabupaten Sinjai

RSUD Pratama Selaparang – Kabupaten Lombok Timur


Kategori Klinik Utama

Klinik Jantung Hasna Medika – Kota Malang

Klinik Utama Medika Antapani – Kota Bandung

Klinik Utama Alif Medika – Kabupaten Luwu Utara


Kategori Rumah Sakit Kelas D

RS Hasyim Asy'ari – Kabupaten Jombang

RSUD Cabangbungin – Kabupaten Bekasi

RS Pertamina – Kota Dumai


Kategori Rumah Sakit Kelas C

RSI Aisyiyah – Kota Malang

RS Bunda – Kota Palembang

RS Bhayangkara – Kota Manado


Kategori Rumah Sakit Kelas B

RS Santa Maria – Kota Pekanbaru

RSUD Welas Asih – Provinsi Jawa Barat

RSD Kota Tidore Kepulauan – Kota Tidore Kepulauan


Kategori Rumah Sakit Kelas A

RSUD Dr. Soetomo – Kota Surabaya

RSPAD Gatot Soebroto – Kota Jakarta Pusat

RSUP Dr. M. Djamil – Kota Padang


Kategori Rumah Sakit Khusus

RSJD Dr. Amino Gondohutomo – Provinsi Jawa Tengah

RSIA Selasih Medika – Kota Bekasi

RS Paru Manguharjo – Kota Madiun

Editor : Hendriyanto
#Mobile JKN #jkn #bpjs kesehatan