Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Persulit Pasien Dapat Surat Rujukan, Pelayanan Puskesmas Kamal Dikeluhkan

Berta SL Danafia • Rabu, 18 September 2024 | 14:00 WIB
SULIT SURA RUJUKAN: Warga hendak keluar dari halaman Puskesmas Kamal Selasa (17/9).
SULIT SURA RUJUKAN: Warga hendak keluar dari halaman Puskesmas Kamal Selasa (17/9).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pelayanan Puskesmas Kamal dikeluhkan. Sebab, faskes itu dianggap mempersulit pasien mendapat surat rujukan demi memperoleh layanaan kesehatan yang lebih prima.

Syafiuddin, warga Desa, Kebun Kecamatan Kamal mengaku membawa istrinya Fitriyah yang sedang hamil tujuh bulan ke Puskesmas Kamal, Selasa (17/9).

Karena mengeluh kesakitan pada perut bagian bawah. Kondisi itu dialami sekitar satu bulan terakhir.

”Saat sampai di puskesmas istri saya ditanya apakah sakit atau tidak. Tapi dijawab tidak sakit, karena kebetulan saat dipuskesmas tidak sakit. Namun setelah dibawa pulang, sakitnya kambuh lagi,” ujarnya.

Pihaknya sempat meminta surat rujukan agar istrinya bisa mendapat pelayanan di RSIA Glamour Husada Kebun.

Tetapi pihak puskesmas tidak memberikan karena kandungan istrinya belum berusia 30 minggu.

”Kami diarahkan kembali lagi (periksa di Puskesmas Kamal), Kamis (19/9) untuk pemeriksaan ultrasonografi (USG),” imbuhnya.

Syafiuddin mengaku tidak bisa berbuat banyak setelah ditolak mendapat surat rujukan ke RSIA Glamour Husada Kebun oleh Puskesmas Kamal.

Ya, sekarang istri saya ada di rumah mengeluh sakit lagi,” sambungnya.

Dikonfirmasi secara terpisah Kepala Puskesmas Kamal Khodijah membenarkan pasien ibu hamil (Bumil) atas nama Fitriyah sempat datang ke lembaganya.

Keluhan yang disampaikan sakit perut bagian bawah. Namun berdasarkan laporan dari tim pelayanan, tidak ada kegawatdaruratan.

”Sehingga kami sarankan untuk kembali ke puskesmas Kamis (19/9). Tujuannya, dilakukan pemeriksaan USG,” ujarnya.

Layanan pemeriksaan menggunakan gelombang suara itu tidak dibuka setiap hari. Melainkan hanya dibuka setiap Kamis.

Alasannya, karena dokter penanggung jawab layanan USG tidak bisa selalu ada di poli kesehatan ibu dan anak (KIA).

”Dokter kami ada waktu sif-nya. Misalnya, hari ini di poli umum, kemudian bisa saja di UGD atau di poli KIA,” sambungnya.

Perempuan yang biasa disapa Ice itu menambahkan, lembaganya disebut mempersulit pasien untuk mendapat surat rujukan.

Tetapi, selama ini pihaknya diminta tidak mudah mengeluarkan surat rujukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala Dinkes Bangkalan Nur Hotibah tidak banyak berkomentar saat dikonfirmasi tentang keluhan layanan kesehatan di Puskesmas Kamal.

Namun, pihaknya berjanji untuk menindaklanjuti. ”Terima kasih informasinya, akan kami klarifikasi dulu,” katanya. (jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#Surat Rujukan #puskesmas #Kamal #kesehatan #pasien