Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dokter Poli Gigi RSUD Syamrabu Indah Nila Afiyanni Berbagi Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Ina Herdiyana • Senin, 9 September 2024 | 22:33 WIB
Dokter Poli Gigi RSUD Syamrabu drg. Indah Nila Afiyanni. (SYAIFUL  UNTUK JPRM)
Dokter Poli Gigi RSUD Syamrabu drg. Indah Nila Afiyanni. (SYAIFUL  UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu masalah yang rentan dihadapi anak-anak, terutama soal karies atau gigi berlubang.

Karena itu, orang tua harus bisa memberikan arahan secara tepat agar kesehatan gigi dan mulut selalu dalam keadaan baik.

Dokter Poli Gigi RSUD Syamrabu drg. Indah Nila Afiyanni menyampaikan, saat anak berusia 6 tahun, gigi geraham besar permanen akan tumbuh meski tanpa adanya pencabutan pada gigi sulung atau gigi susu sebelumnya.

Dengan demikian, tidak sedikit orang tua mengira sebagai gigi sulung atau susu. Karena itu, saat gigi berlubang kebanyakan orang tua mengabaikan kesehatan gigi dan mulut.

Juga beranggapan anak dengan gigi sulung bermasalah tidak membutuhkan perawatan karena segera digantikan oleh gigi permanen.

”Padahal, masalah gigi dan mulut pada anak dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya anak. Semakin besar lubang pada gigi permanen, maka perawatannya makin kompleks, bahkan bisa dilakukan pencabutan,” ujarnya.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anak.

Yakni, membacakan buku edukasi anak tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi. Kemudian, menonton video edukatif maupun lagu anak tentang kesehatan gigi.

Dilakukan sounding secara rutin pada anak sejak dini tentang pentingnya menjaga gigi agar tetap sehat.

Lalu, memilih sikat gigi yang sesuai dengan ukuran mulut anak. ”Gunakan pasta gigi berfluoride sejak pertama gigi sulung tumbuh,” imbuhnya.

Selanjutnya, orang tua harus mengajari anak sikat gigi secara rutin dua kali sehari. Yakni, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Orang tua juga harus membiarkan anak menyikat giginya sendiri.

Baca Juga: Penanggung Jawab Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Syamrabu Sebut ROSE Dukung Akurasi Pemeriksaan TBNA

”Kemudian di akhir sesi sikat gigi, orang tua dapat membantu anak menggosok giginya hingga seluruh permukaan gigi bersih. Terakhir memberikan pujian atau hadiah ketika anak mau kooperatif menggosok gigi,” sambungnya.

Selain itu, orang tua dapat  memperkenalkan anak kepada dokter gigi sejak gigi susu muncul setiap 6 bulan sekali.

Kunjungan ke dokter tidak hanya dilakukan saat terdapat keluhan pada gigi anak. Dengan begitu, dokter gigi dapat memberikan lapisan fluoride dan dapat memantau pertumbuhan gigi anak,” katanya. (jup)

 

Editor : Ina Herdiyana
#Poli Gigi #dokter #jaga kesehatan #rsud syamrabu