PAMEKASAN, RadarMadura.id – Warga Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, dikejutkan dengan penemuan mayat dengan kondisi terbakar, Kamis (6/11) malam. Api menyala di tengah area sepi, membakar tubuh seseorang yang tergeletak di tanah lapang. Awalnya warga mengira hanya tumpukan sampah yang dibakar.
Namun, penduduk setempat terkejut ketika dilihat dari dekat, terlihat tubuh manusia di tengah kobaran api. Bau bensin menyengat di udara. Sebagian warga berteriak, sebagian lain berlari mencari pertolongan. Saat api padam, tubuh korban sudah hangus dan sulit dikenali.
Kondisi korban sangat mengenaskan. Leher hampir putus, tangan nyaris terlepas, dan luka bacok tampak di perut serta punggung. Di sekitar tubuhnya terlihat bekas darah dan sisa bahan bakar minyak. ”Lukanya parah sekali, seperti dianiaya dulu sebelum dibakar,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi, Dayat.
Aparat kepolisian langsung datang ke tempat kejadian perkara (RKP) dan melakukan pemeriksaan. Tak jauh dari jasad korban, ditemukan mobil bernopol M 1798 NR. Kendaraan berwarna putih itu diduga milik korban. Mobil tersebut kini diamankan sebagai barang bukti.
Identitas korban awalnya sulit dikenali karena luka parah. Beberapa jam setelah kejadian, baru terungkap jika korban bernama Munahah, warga Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Sehari-hari korban menjadi guru di salah satu lembaga pendidikan di Pamekasan. Saat ditemukan, korban masih mengenakan baju batik dengan luka parah di sekujur tubuh.
Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengatakan, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan Nawiski, 36, yang merupakan tetangga korban. ”Penangkapan terduga pelaku tidak membutuhkan waktu yang lama,” tegasnya.
Doni tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai motif maupun kronologi kejadian yang menggegerkan publik tersebut. Dia beralasan, polisi masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti tambahan dan memeriksa terduga pelaku secara intensif.
Arief Budiatno selaku kepala Desa Lesong Daya mengungkapkan, mayat yang dibakar tersebut ditemukan warga sekitar pukul 20.00. Dia memastikan korban bukan warga Desa Lesong Daya.
”Yang jelas bukan warga saya, bukan warga Lesong Daya. Orangnya mengendarai mobil bernopol M 1798 NR,” tegasnya.
Di sisi lain, jasad Munahah telah dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Saat ini penyidik Satreskrim Polres Pamekasan masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap terduga pelaku. Termasuk minta keterangan saksi-saksi lainnya. (afg/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti