Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sepekan, Tiga Bayi Dibuang di Pamekasan, Satu Meninggal, Dua Selamat

Hera Marylia Damayanti • Senin, 6 Oktober 2025 | 15:58 WIB
CARI PETUNJUK: Polisi mendatangi TKP penemuan bayi di pinggir jalan Desa Groom, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jumat (3/10). (POLRES PAMEKASAN UNTUK JPRM)
CARI PETUNJUK: Polisi mendatangi TKP penemuan bayi di pinggir jalan Desa Groom, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jumat (3/10). (POLRES PAMEKASAN UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kasus pembuangan bayi marak terjadi di Kabupaten Pamekasan. Dalam sepekan terakhir, ditemukan tiga bayi dibuang di tiga lokasi berbeda. Kasus ini terjadi sejak Minggu (28/9) hingga Jumat (3/10).

Kasus pertama terjadi di Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Minggu (28/9) siang. Warga curiga melihat gundukan tanah baru di pemakaman keluarga. Setelah digali, warga dikejutkan dengan temuan jasad bayi laki-laki yang sudah meninggal.

Unit Reskrim Polsek Pegantenan dan Tim Inafis Polres Pamekasan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini, pelaku pembuangan bayi itu belum terungkap. Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan mengakui pihaknya masih melakukan pendalaman.

”Untuk pelaku pembuangan bayi, sampai sekarang belum bisa kami ungkap. Tim masih bekerja keras di lapangan,” tutur perwira pertama (Pama) Polri dengan pangkat tiga balok emas di pundaknya itu.

Kasus kedua terjadi di Desa Groom, Kecamatan Proppo, pada Kamis (2/10) malam. Rosyid Latif, warga Desa Astapah, Kecamatan Omben, Sampang, menemukan bayi perempuan di pinggir jalan. Awalnya, dia curiga ketika melihat kardus tersebut. Saat diperiksa, terdengar tangis bayi dari dalam kardus.

Rosyid bersama warga segera mengevakuasi bayi mungil itu. Setelah diperiksa, bayi tersebut berusia sekitar dua minggu, berat 3,8 kilogram dan tali pusar sudah dilepas. Kapolsek Proppo bersama tim sudah ke lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut.

GRAFIS: RISKY/JPRM
GRAFIS: RISKY/JPRM

Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan motif di balik pembuangan bayi tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut.

Jupriadi mengingatkan pentingnya kepekaan sosial. Menurutnya, bayi tersebut berhak hidup dan mendapatkan kasih sayang. ”Kami berharap kejadian serupa tidak terulang. Setiap anak berhak hidup dan dicintai,” ungkap mantan Kapolsek Waru itu.

Tak sampai berselang dua hari, warga sekitar Terminal Ronggosukowati, Pamekasan dikejutkan dengan penemuan bayi yang dibungkus plastik pada Jumat (3/10) malam. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi lemah. Belum diketahui jenis kelamin bayi yang ditemukan.

Kapolsek Tlanakan AKP Zainullah membenarkan penemuan bayi di Terminal Ronggosukowati Pamekasan. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Dia berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut terkait kasus tersebut. (afg/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#tiga bayi dibuang #polres pamekasan #pembuangan bayi #pinggir jalan #Polsek Pegantenan