Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Giliran Kades Galis, Pamekasan, Diperiksa KPK, Diduga terkait Realisasi Proyek Pokmas Jatim 2021

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 20 Januari 2024 | 14:50 WIB

 

Ilustrasi kpk
Ilustrasi kpk

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Giat tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya di Sumenep. Dari Bumi Sumekar, tim lembaga antirasuah itu bergeser ke Pamekasan.

Di Kota Gerbang Salam mereka diduga kuat memeriksa Kepala Desa Galis, Kecamatan Galis, Hafidi.

Pemeriksaan KPK dilakukan ke Polres Pamekasan, Kamis (18/1). Pemeriksaan itu diduga berkaitan dengan realisasi proyek kelompok masyarakat (pokmas) Jawa Timur 2021.

Sumber Jawa Pos Radar Madura (JPRM) menyebut, ada pihak lain yang juga dipanggil untuk dimintai keterangan. Salah seorang di antaranya perangkat Desa Galis.

Kasihumas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengakui adanya pemeriksaan KPK yang dilakukan di institusinya. Hanya, dia tidak berkenan memberikan keterangan lebih jauh karena bukan wewenangnya.

Baca Juga: KPK Turun ke Sumenep, Periksa Realisasi Program Pokmas Jatim

”Memang KPK pinjam tempat. Kalau orang-orang yang diperiksa, ya, saya tidak tahu,” ujarnya, Jumat (19/1).

Sri mengatakan, tim dari KPK tidak lama di Mapolres Pamekasan. Setelah melakukan pemeriksaan, mereka langsung pamit. ”Langsung berangkat. Sekarang sudah tidak ada di sini,” imbuhnya.

JPRM berupaya mendapatkan penjelasan utuh dari Kades Galis Hafidi. Namun, saat didatangi ke rumah dan balai desanya, tidak ada.

Demikian juga ketika dihubungi melalui sambungan telepon, meskipun terhubung, yang bersangkutan tidak merespons.

Sebelumnya, tim KPK turun ke Sumenep Rabu (17/1). Mereka memelototi realisasi program pokmas Pemprov Jawa Timur.

Pemeriksaan di Mapolres Sumenep itu salah satunya dihadiri Kades Langsar, Kecamatan Saronggi, Didik Supriyono.

Baca Juga: Pasca dari Sumenep, KPK Bergeser ke Pamekasan, Ini Kata Kapolres

Didik membenarkan telah dipanggil KPK ke Polres Sumenep. Namun, bukan sebagai pihak yang diperiksa, melainkan hanya mengantarkan beberapa warganya yang menjadi anggota pokmas. ”Jadi yang diperiksa bukan saya, tapi anggota pokmas,” ujarnya.

Menurut Didik, pemeriksaan tersebut merupakan program rutin KPK untuk memastikan anggaran pemerintah yang direalisasikan melalui pokmas terlaksana secara penuh.

Pokmas yang diperiksa KPK tidak hanya dari Desa Langsar. Akan tetapi, dari semua kecamatan di Sumenep. Karena itu, kepala desa bertanggung jawab mengantarkan anggota pokmas di desanya.

Baca Juga: Pengakuan Kades Langsar Usai Diperiksa KPK di Mapolres Sumenep

Di Desa Langsar ada tiga pokmas. Namun, hanya satu pokmas yang diperiksa KPK sebagai sampel.

Pihak yang dihadirkan ke polres untuk diperiksa KPK adalah ketua dan bendahara pokmas.

Informasi yang dihimpun JPRM, pemeriksaan KPK diduga berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap mantan wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simandjuntak terkait penyaluran hibah kepada pokmas. Informasi tersebut ditepis oleh Didik. (di/bus/luq)

Editor : Fatmasari Margaretta
#Hibah #kepala desa #kpk #antirasuah #proyek #pokmas #madura