RadarMadura.id - Dalam dunia Solo Leveling yang penuh pertempuran sengit dan makhluk supranatural, satu nama terus mencuri perhatian penggemar: Igris, sang ksatria merah yang penuh wibawa.
Tak hanya tangguh dalam bertarung, ia juga menyimpan banyak misteri yang membuatnya layak mendapat tempat khusus di hati para fans setia manhwa ini.
Sebagai salah satu bayangan paling setia dari Jin-Woo, Igris lebih dari sekadar karakter pendukung. Ia adalah simbol kekuatan, loyalitas, dan kebijaksanaan yang tak terduga. Berikut ini tujuh fakta paling menarik tentang Igris yang mungkin belum kamu ketahui!
1. Pedang Petir Warisan Raja Iblis
Jangan pernah meremehkan pedang Igris! Setelah Jin-Woo menaklukkan dungeon milik Baran, sang Raja Iblis, Igris diberi kehormatan menggunakan Devil King’s Long Sword. Senjata ini bukan pedang biasa—ia bisa mengeluarkan petir dalam setiap sabetannya.
Jin-Woo sendiri memilih tidak menggunakannya karena lebih nyaman memakai belati. Kombinasi Igris dan pedang petir ini membuatnya hampir tak terbendung di medan laga.
2. Bisa Ngomong Setelah Naik Peringkat
Awalnya, Igris hanyalah Elite Knight yang tak bisa bicara. Namun semua berubah setelah Jin-Woo menjadi Shadow Monarch sejati. Peringkat Igris meningkat drastis menjadi Marshal Grade, dan ia pun kembali bisa berbicara.
Salah satu momen paling ikonik adalah ketika ia mengejek Frost Monarch dengan tenang dan dingin—bukti bahwa Igris bukan hanya kuat, tapi juga punya karakter tajam.
3. Ujian Mematikan untuk Jin-Woo
Dalam misi perubahan profesi Jin-Woo, Igris hadir sebagai lawan utama. Pertarungan ini bukan sekadar duel biasa—Jin-Woo nyaris kalah. Kekuatan, ketahanan, dan kecepatan Igris luar biasa.
Namun, hunter kita akhirnya menemukan kelemahan di helm Igris, dan dengan strategi cerdas menggunakan belati Kasaka, ia berhasil menang. Pertarungan itu jadi momen krusial yang membentuk Jin-Woo seperti sekarang.
4. Dulu Utusan Shadow Monarch Sebelum Jin-Woo
Tak banyak yang tahu bahwa Igris adalah salah satu pengikut kepercayaan Ashborn, Shadow Monarch sebelumnya. Ia ditugaskan secara khusus untuk menguji kelayakan Jin-Woo sebagai pewaris. Misi ini menunjukkan betapa besarnya kepercayaan Ashborn pada Igris—ia bukan sekadar ksatria bayangan, tetapi penjaga warisan kekuatan tertinggi.
5. Pakar Strategi dan Pendidik Sejati
Siapa bilang pasukan bayangan cuma tahu bertarung? Igris justru membuktikan sebaliknya. Dalam satu adegan menarik, ia berselisih pendapat dengan Bellion soal pendidikan Suho, anak Jin-Woo. Bellion ingin melatihnya menjadi pendekar, tapi Igris lebih memilih pendidikan formal. Bahkan saat Jin-Woo masih sekolah, Igris kerap membantu menyelesaikan tugas. Benar-benar ksatria dengan otak dan hati!
6. Kekuatannya Nyaris Tanpa Tanding
Dikenal sebagai jenderal pertama Jin-Woo, Igris adalah salah satu pasukan bayangan terkuat sebelum Beru muncul. Namun, setelah Jin-Woo mencapai puncak sebagai Shadow Monarch, kekuatan Igris melonjak kembali dan menyamai Beru. Hanya satu makhluk yang bisa melampauinya: Bellion. Fakta ini membuat Igris tetap berada di jajaran elit Shadow Army.
7. Menguasai Telekinesis dengan Ruler’s Hand
Kekuatan pedangnya memang mematikan, tapi Igris juga punya kemampuan yang tak kalah mengejutkan: Ruler’s Hand, alias telekinesis. Ia bisa memindahkan objek dari jarak jauh, termasuk memanggil pedangnya kembali ke tangan.
Kekuatan ini sempat membuat Jin-Woo kewalahan saat bertarung dengannya, dan akhirnya menjadi salah satu kemampuan yang diwarisi oleh Jin-Woo sendiri.
Sosok Serba Bisa di Balik Bayangan
Igris bukan hanya pasukan bayangan biasa. Ia adalah lambang dari kepercayaan, kekuatan, dan kedewasaan dalam dunia Solo Leveling. Mulai dari kekuatan pedang, kecerdasan strategi, hingga loyalitas mutlak, Igris tampil sempurna di berbagai sisi.
Bagi para penggemar, mengenal Igris lebih dekat adalah sebuah keharusan. Karena dalam setiap tebasan dan setiap langkahnya, tersimpan sejarah besar dari seorang Shadow Monarch yang sejati. (fadila)
Editor : Fadila An Naila