Mengupas Fakta Menarik "The Daily Life of the Immortal King", Donghua Fantasi dengan Sentuhan Humor Segar
Hasan Bashri• Jumat, 29 November 2024 | 05:21 WIB
The Daily Life of the Immortal King
RadarMadura.id — Bagi para penggemar donghua, nama The Daily Life of the Immortal King mungkin sudah tak asing lagi di telinga. Serial animasi asal Tiongkok ini berhasil mencuri perhatian dengan kombinasi genre fantasi, petualangan, dan humor yang menggelitik.
Mengisahkan kehidupan seorang penyihir muda bernama Wang Ling yang sangat berbakat, donghua ini menawarkan kisah unik tentang seorang remaja "terlalu kuat" yang ingin hidup tenang seperti siswa biasa.
Namun, di balik premis yang sederhana ini, ada banyak fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui.
Mari kita telusuri lebih dalam, dan temukan kenapa The Daily Life of the Immortal King pantas masuk daftar tontonan wajib kamu!
1. Berawal dari Webnovel yang Memukau Jutaan Pembaca
Tahukah kamu? Donghua ini sebenarnya diadaptasi dari sebuah webnovel populer karya Kuxuan yang mulai dipublikasikan di platform Qidian pada 2017. Hingga kini, novel berjudul asli Xian Wang de Richang Shenghuo ini telah mencapai lebih dari 2.100 chapter dan masih terus berlanjut.
Novel ini sukses karena menggabungkan elemen fantasi khas Tiongkok dengan humor segar yang relevan dengan kehidupan modern. Ketika novel ini akhirnya diadaptasi menjadi animasi, penggemar setianya langsung menyambut hangat karya tersebut, sekaligus menarik perhatian penonton baru yang penasaran dengan ceritanya
2. Animasi yang Berbeda Tiap Musimnya
Sejak debutnya pada Januari 2020, The Daily Life of the Immortal King sudah memiliki tiga musim, dengan total 39 episode. Namun, ada fakta menarik di balik produksinya: setiap musim dikerjakan oleh studio animasi yang berbeda!
Musim pertama (2020) digarap oleh Haoliners Animation League, menghadirkan 15 episode dengan animasi yang cukup solid.
Musim kedua dan ketiga (2021–2022) beralih ke Pb Animation Co. Ltd., yang sukses menjaga konsistensi kualitas visual sambil membawa sentuhan yang lebih segar.
Meskipun digarap oleh studio yang berbeda, transisi tersebut tidak menurunkan kualitas, justru menambah variasi pada gaya animasinya.
3. Termasuk dalam Kategori Original Net Animation (ONA)
Berbeda dengan serial animasi yang tayang di televisi, The Daily Life of the Immortal King masuk dalam kategori Original Net Animation (ONA). Apa artinya?
Sebagai ONA, donghua ini dirilis secara eksklusif melalui platform streaming seperti Bilibili, sehingga tidak terikat pada aturan ketat televisi, seperti durasi tayang atau jadwal tertentu. Setiap episodenya berdurasi hanya sekitar 18–19 menit, membuatnya menjadi tontonan yang ringan dan tidak memakan banyak waktu.
4. Sayangnya, Tidak Ada Versi Dub Bahasa Inggris
Meskipun donghua ini telah mendunia, ada satu hal yang sering disayangkan oleh penggemar internasional: tidak adanya versi dub bahasa Inggris.
Sebagian besar animasi populer biasanya menyediakan versi dub dalam berbagai bahasa untuk menjangkau lebih banyak penonton. Namun, The Daily Life of the Immortal King hanya tersedia dalam bahasa Mandarin, meski sudah dilengkapi subtitle dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris.
Bagi beberapa penggemar, keterbatasan ini menjadi tantangan, tetapi bagi penonton lain, menonton versi asli dengan subtitle justru memberikan pengalaman yang lebih otentik.
Salah satu daya tarik utama donghua ini adalah pengenalan konsep kultivasi, yang merupakan elemen khas dalam cerita fantasi Tiongkok.
Secara tradisional, kultivasi adalah praktik mengolah energi dalam tubuh untuk mencapai pencerahan atau kekuatan spiritual. Namun, dalam dunia The Daily Life of the Immortal King, konsep ini diolah menjadi kekuatan magis yang digunakan oleh karakter-karakter dalam pertarungan mereka.
Menariknya, meskipun diangkat dari mitologi dan ajaran tradisional, elemen kultivasi di donghua ini dibalut dengan pendekatan yang ringan dan penuh humor, membuatnya mudah diterima oleh penonton muda. (hasan)