RadarMadura.id - Demon Slayer Kimetsu no Yaiba Hashira Training Arc (2024) hadir sebagai musim terbaru yang tengah menghiasi layar indonesia.
Seperti biasa, anime ini segera menjadi favorit di kalangan pencinta anime musim ini, musim ini mengadaptasi cerita dari Hashira Training Arc manga.
Plotnya berpusat pada upaya Korps Pemburu Iblis untuk meningkatkan kemampuan anggotanya dan mendapatkan Slayer Mark bagi para Pilar.
Para Pilar bertanggung jawab atas program latihan keras bagi anggota Korps, dari berbagai latihan yang diberikan, ada empat program latihan paling menantang yang diawasi oleh para Pilar.
Berikut adalah beberapa latihan terberat Tanjiro untuk persiapan melawan Muzan:
1. Latihan bersama Pilar Batu, Gyomei Himejima.
Menurut Tanjiro Kamado, latihan yang paling keras di bawah naungan Pilar Batu ini menguji kekuatan otot dengan cara yang ekstrem.
Dilakukan di atas gunung, latihan ini mengharuskan para Pemburu Iblis untuk bertahan di bawah derasnya air terjun yang dingin, mengangkat tiga batang kayu besar menuruni gunung, dan bahkan mendorong batu raksasa ke desa terdekat.
Latihan ini tidak hanya menyiksa tubuh, tetapi juga mempertajam batas-batas kekuatan fisik mereka. Bahkan, Inosuke Hashibira pun sampai pingsan selama latihan ini.
2. Latihan bersama Pilar Angin, Sanemi Shinazugawa
Pada dasarnya adalah bertahan menjadi samsak bagi rekan-rekan latihannya, tidak ada yang istimewa dalam latihan Sanemi, tujuannya adalah untuk meningkatkan pola serangan, ketahanan, dan insting bertarung.
Programnya sederhana, sesi latihan tanding di mana Sanemi akan terus menyerang peserta tanpa henti sampai mereka tidak mampu melanjutkan atau bahkan pingsan.
Meskipun dihadapkan pada serangan bertubi-tubi, Sanemi dengan mudah menghadapinya dengan Teknik Pernapasan Angin miliknya.
Latihan ini tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga keberanian dan semangat para peserta.
3. Latihan bersama Pilar Ular, Obanai Iguro
Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpedang dengan cara yang ekstrem, sebagai Pilar Ular, Obanai diketahui memiliki teknik berpedang terbaik.
Latihannya difokuskan pada pengembangan kemahiran menggunakan pedang, terutama dalam menemukan celah kelemahan musuh.
Latihan ini dilakukan dalam ruangan sempit dengan banyak Pemburu Iblis dijadikan penghalang, para peserta harus melawan dan bertahan dari serangan Obanai sambil berusaha untuk tidak melukai rekan-rekan mereka.
Tantangan ini membuktikan sulit bagi banyak peserta, dan beberapa bahkan babak belur selama sesi latihan.
4. Latihan besama Pilar Suara, Tengen Uzui
Latihan ini membutuhkan stamina yang besar, eskipun telah pensiun sebagai Pilar Angin karena luka berat, Tengen masih memiliki salah satu program latihan terberat.
Fokusnya adalah pada peningkatan stamina bagi para Pemburu Iblis, para peserta diharuskan untuk berlari mengitari gunung dan melakukan sesi sparing dengan Tengen.
Meskipun melelahkan, peserta mendapatkan keuntungan tambahan istri-istri Tengen menyiapkan makanan untuk mereka setelah latihan sebagai sebuah hadiah yang pantas setelah melewati latihan yang begitu menguras fisik.
Dengan demikian, Hashira Training Arc membawa tantangan yang berat bagi para Pemburu Iblis, tetapi juga merupakan kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan dan semangat mereka. (andrian)
Editor : Achmad Andrian F