RadarMadura.id— Dalam pertarungan epik yang terjadi di Pulau Egghead, kehadiran Sabo, sang Kaisar Api, telah menimbulkan keguncangan yang mendalam di kalangan Tetua Gorosei.
Berikut adalah ulasan mendalam tentang peristiwa yang terungkap di bab terbaru One Piece, episode 1117.
Ketegangan Meningkat di Pulau Egghead
Monkey D. Luffy dan kru bajak lautnya menghadapi situasi genting saat lima Tetua Gorosei beraksi secara mandiri.
Namun, keadaan berubah drastis dengan kedatangan Sabo, yang dikenal karena konfrontasinya yang berani dengan kelompok elit tersebut, termasuk Im Sama.
Baca Juga: Intip Spesifikasi Untuk Bermain Game Solo Leveling Arise di PC, Android dan iOS
Sabo, Pembawa Harapan Baru
Eiichiro Oda, pencipta One Piece, mengungkapkan kekuatan baru Sabo yang disebut 'Awakening'.
Kekuatan ini tidak hanya membuat lima Tetua Gorosei panik tetapi juga menjelaskan mengapa Im Sama sangat mewaspadai Sabo, bahkan lebih dari Monkey D. Dragon.
Kebangkitan Sang Kaisar Api
Sabo, yang telah mengonsumsi buah iblis Mera Mera no Mi—warisan dari kakak Luffy, Portgas D. Ace—dipercaya akan membangkitkan kekuatan buah iblis tersebut.
Pengalaman mendalam Sabo, yang dipicu oleh situasi sulit Luffy dan kenangan akan kematian Ace, membangkitkan tekad dan haki yang luar biasa dalam dirinya.
Baca Juga: Rilis Secara Global, Game Solo Leveling Jadi Incaran Para Gamer
Manifestasi Api dari Neraka
Awakening Sabo menghasilkan api hitam yang sangat panas, melebihi panas magma Akainu, dan mampu membakar segala sesuatu hingga tak bersisa.
Serangan api hitam ini bahkan membuat Kizaru, yang memiliki kekuatan buah iblis logia, merasakan sakit yang luar biasa.
Pertempuran yang Menentukan
Dengan munculnya kekuatan baru ini, Sabo melancarkan serangan api hitamnya terhadap lima Tetua Gorosei, menandai momen krusial dalam pertarungan mereka.
Bagaimana nasib Tetua Gorosei dan apa yang akan terjadi selanjutnya? Ikuti terus saga One Piece untuk mengetahui ceritanya. (fadila)