Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Warisan Kuliner Balado Ayam Kemangi Khas Minangkabau: Perpaduan Pedas dan Segar yang Menggoda Selera

Hasan Bashri • Kamis, 1 Mei 2025 | 04:41 WIB

Balado Ayam Kemangi
Balado Ayam Kemangi

RadarMadura.id— Bagi pencinta kuliner Nusantara, masakan khas Minangkabau selalu menjadi primadona yang sulit dilupakan.

Salah satu sajian yang kini kembali mencuri perhatian adalah Balado Ayam Kemangi, hidangan berbumbu pedas yang dipadukan dengan aroma segar daun kemangi.

Sajian ini tak hanya menggugah selera, tetapi juga menggambarkan kekayaan cita rasa masakan Sumatera Barat.

Baca Juga: Resep Opor Ayam Lezat untuk Keluarga: Cara Membuat Praktis dan Nikmat

Kombinasi Rasa Pedas dan Aroma Segar

Balado Ayam Kemangi khas Minangkabau memiliki cita rasa yang kuat berkat penggunaan aneka cabai dan rempah pilihan.

Tak kurang dari 29 buah cabai digunakan, termasuk cabai merah besar, cabai merah keriting, dan cabai rawit yang memberikan tingkat kepedasan khas. Sementara daun kemangi ditambahkan di akhir proses memasak untuk memberikan sensasi segar dan harum yang khas.

Rempah-rempah seperti kunyit, jahe, dan kemiri juga turut memperkaya rasa. Tak ketinggalan, bawang merah dan bawang putih dalam jumlah melimpah menjadikan bumbu balado terasa lebih nendang di lidah.

Baca Juga: Resep Sederhana Balado Telur dan Terong: Hidangan Pedas Lezat yang Wajib Dicoba

Proses Memasak yang Praktis dan Higienis

Untuk menghasilkan rasa yang optimal dan menghilangkan bau amis pada ayam, langkah awal yang dilakukan adalah memotong 1 kg sayap ayam menjadi dua bagian, lalu mencucinya bersih setelah dikucuri jeruk lemon dan ditaburi garam. Teknik ini penting untuk menjaga kualitas rasa dan kebersihan bahan.

Setelah itu, bumbu halus yang terdiri dari cabai dan rempah ditumis bersama daun salam dan serai hingga harum.

Ayam kemudian dimasukkan bersamaan dengan gula merah, lalu diaduk hingga berubah warna. Proses ini memberi warna dan rasa karamel yang manis dan seimbang.

Air sebanyak 250 ml ditambahkan dan dimasak hingga menyusut. Ketika air sudah menyatu dengan bumbu, daun kemangi dimasukkan sebelum api dimatikan.

Langkah ini memastikan aroma kemangi tetap segar dan tidak pahit karena terlalu matang.

Baca Juga: Resep Keripik Pangsit Gurih: Camilan Renyah dengan Aroma Daun Seledri yang Menggoda

Hidangan Favorit untuk Berbagai Kesempatan

Dengan waktu memasak sekitar satu jam, Balado Ayam Kemangi ini menghasilkan 16 potong ayam lezat yang cocok disajikan untuk keluarga atau acara spesial. Sajian ini sangat pas disantap bersama nasi hangat dan lalapan segar.

Selain menggugah selera, hidangan ini juga menunjukkan kearifan lokal masyarakat Minangkabau dalam mengolah bahan sederhana menjadi kuliner bercita rasa tinggi.

Perpaduan pedasnya cabai, manisnya gula merah, dan segarnya kemangi menjadikan Balado Ayam Kemangi bukan sekadar makanan, melainkan pengalaman rasa yang memikat.

Kesimpulan

Balado Ayam Kemangi khas Minangkabau adalah bukti kekayaan kuliner Indonesia yang layak untuk terus dikenalkan.

Tak hanya nikmat, proses memasaknya pun cukup sederhana dan bisa dilakukan di rumah. Bagi Anda yang ingin mencoba masakan pedas nan aromatik, hidangan ini adalah pilihan tepat untuk memanjakan lidah sekaligus menjelajahi cita rasa otentik dari ranah Minang. (Hasan) 

Editor : Hasan Bashri
#enak #lezat #resep #masakan #balado #minangkabau #Nikmat #ayam kemangi