Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Nikmatnya Kue Rangi: Jajanan Klasik Betawi yang Kini Kembali Hits!

Fadila An Naila • Jumat, 25 April 2025 | 23:43 WIB

Kue Rangi
Kue Rangi

RadarMadura.id— Di tengah maraknya camilan kekinian yang bertebaran di media sosial, siapa sangka kue rangi—jajanan tradisional khas Betawi—kini justru kembali menjadi primadona.

Teksturnya yang renyah di luar, lembut di dalam, serta rasa gurih kelapa yang berpadu manisnya kuah gula merah membuat siapa saja tergoda untuk mencicipi, bahkan untuk pertama kalinya.

Proses pembuatan kue rangi ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Menariknya, semua bahan yang digunakan cukup mudah ditemukan di dapur rumah.

Untuk membuat sekitar 15 potong, hanya diperlukan 150 gram tepung tapioka, 100 gram kelapa parut setengah tua, 50 ml air, dan sejumput garam.

Campurkan semua bahan hingga menjadi adonan padat yang siap untuk dimasak.

Uniknya, adonan kue ini tidak digoreng atau dipanggang dalam oven, melainkan dimasak langsung di atas wajan panas.

Begitu dituang, adonan ditutup agar matang merata. Setelah beberapa menit, permukaannya akan tampak sedikit kecokelatan dan mengeluarkan aroma wangi kelapa yang khas—tanda kue rangi siap diangkat.

Namun, bintang dari jajanan ini bukan hanya adonannya, melainkan kuah gula merah yang kental dan harum.

Dibuat dari tiga keping gula merah, 200 ml air, selembar daun pandan, sedikit garam, dan satu sendok makan larutan maizena, kuah ini direbus hingga mendidih dan mengental.

Aroma manisnya yang menggoda berpadu sempurna saat dituangkan di atas kue rangi yang masih hangat.

Dulu, kue rangi identik dengan jajanan pinggir jalan atau pasar tradisional di Jakarta. Kini, tampilannya makin beragam dan modern.

Tak sedikit kafe atau food stall yang menyajikan kue rangi dengan sentuhan baru—dari topping keju hingga versi mini untuk finger food.

Namun, versi klasiknya tetap yang paling digemari karena menghadirkan rasa nostalgia yang tak tergantikan.

Kue rangi bukan sekadar makanan ringan, tapi juga warisan budaya yang mencerminkan kekayaan kuliner Betawi.

Menghidangkannya di rumah bisa menjadi kegiatan menyenangkan bersama keluarga, sekaligus cara sederhana melestarikan kekayaan rasa Indonesia.

Bagi pecinta jajanan tempo dulu, kue rangi layak masuk dalam daftar wajib coba.

Bukan hanya karena rasanya yang unik, tetapi juga karena cerita yang dibawanya: cerita tentang masa kecil, tentang pasar tradisional, dan tentang kehangatan dapur ibu. (Fadila) 

 

 

Editor : Fadila An Naila
#enak #lezat #resep #masakan #kue rangi #betawi #Cemilan #makanan