RadarMadura.id— Jika Anda sedang mencari destinasi wisata alam yang menantang namun tetap ramah untuk pemula, Bukit Watu Jengger bisa menjadi pilihan tepat. Terletak di Dusun Nawangan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Watu Jengger menghadirkan pengalaman pendakian dengan lanskap memukau, udara sejuk, dan suasana hutan yang asri.
Pesona Bukit Watu Jengger
Sebagai bagian dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soeryo, Watu Jengger menawarkan panorama hijau yang menyejukkan mata. Dengan ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut (mdpl), bukit ini cocok dijadikan alternatif destinasi wisata alam untuk mengisi waktu liburan, baik dengan mendaki maupun berkemah.
Puncaknya menyajikan pemandangan yang menawan—gugusan Gunung Anjasmoro tampak jelas membentang, ditemani kabut tipis dan udara dingin yang menenangkan. Uniknya, siluet Bukit Watu Jengger juga kerap disebut mirip dengan Gunung Piramid di Bondowoso, dengan jalur pendakian sempit di punggung bukit dan tebing curam di kedua sisinya.
Jalur dan Tips Pendakian
Pendakian dimulai dari area parkir di Desa Nawangan. Jalur yang tersedia tergolong ringan dan cocok untuk pendaki pemula, namun tetap membutuhkan kewaspadaan. Jalanan berbatu dan licin saat musim hujan menjadi tantangan tersendiri. Perjalanan dari basecamp ke puncak memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam, tergantung kekuatan fisik dan waktu istirahat.
Pendaki disarankan membawa bekal makanan dan air, karena di sepanjang jalur maupun di puncak tidak tersedia warung atau sumber mata air. Pos dua sering dijadikan lokasi untuk mendirikan tenda, terutama bagi mereka yang ingin mengejar momen sunrise dari puncak keesokan paginya.
Selama pendakian, wisatawan akan dimanjakan dengan hamparan perbukitan hijau yang memesona. Namun, kehati-hatian tetap wajib, karena sisi kanan dan kiri jalur berupa jurang.
Informasi Tiket dan Akses Lokasi
Untuk menikmati keindahan Watu Jengger, pengunjung hanya dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp 10.000, ditambah biaya parkir motor Rp 5.000. Lokasi ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.00 WIB, memungkinkan pengunjung memilih waktu terbaik untuk menjelajah.
Dari pusat Kota Mojokerto, perjalanan menuju Watu Jengger menempuh jarak sekitar 29,2 kilometer, atau sekitar satu jam perjalanan. Rute yang dapat dilalui antara lain: Jalan Raya Brangkal – Jalan Raya Gemekan – Jalan Lengkong – Jalan Raya Domas – Jalan Jatirejo-Jabung – Jalan Jatirejo-Wonosalam.
Baca Juga: Hangat, Segar, dan Gampang! Ini Rahasia Sayur Bening Bayam yang Bikin Nagih
Alternatif Wisata Alam untuk Semua
Watu Jengger kini menjadi primadona baru bagi pecinta alam yang ingin merasakan sensasi pendakian ringan namun tetap menghadirkan pemandangan luar biasa. Baik untuk sekadar melepas penat, menikmati sunrise, maupun mendirikan tenda dan berkemah, tempat ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. (fadila)
Editor : Fadila An Naila