RadarMadura.id— Bali, dengan keindahan alamnya yang luar biasa, menawarkan lebih dari sekadar pantai-pantai indah. Jika Anda mencari alternatif wisata alam yang menenangkan, air terjun di sekitar Ubud bisa menjadi pilihan sempurna untuk liburan awal Ramadhan 2025.
Dari aliran air yang deras hingga suasana yang damai, mari kita jelajahi empat air terjun menakjubkan yang dapat memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan.
Suwat Waterfall: Ketenangan di Alam yang Asri
Tersembunyi di Desa Suwat, Gianyar, Suwat Waterfall menawarkan suasana yang jauh dari keramaian. Berjarak sekitar 29 menit dari Ubud, air terjun ini mengalir deras di antara pepohonan hijau dan persawahan warga.
Dengan ketinggian 15 meter, Suwat Waterfall menyuguhkan pemandangan alam yang tenang dan menenangkan. Para pengunjung harus melewati jalan setapak yang melintasi kebun warga untuk sampai ke lokasi ini, memberikan pengalaman yang menyenangkan dan menantang.
Tiket masuk yang terjangkau – Rp 40.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak – menjadikan tempat ini sempurna bagi mereka yang ingin menikmati ketenangan alam.
Tegenungan Waterfall: Air Terjun Ikonik di Bali
Siapa yang tidak mengenal Tegenungan Waterfall? Terletak di Desa Kemenuh, sekitar 30 menit dari pusat Ubud, air terjun ini menawarkan pesona alam yang memikat. Dengan ketinggian 15 meter, air terjun ini mengalir deras melalui tebing-tebing curam yang dikelilingi vegetasi hijau.
Suara gemericik air dan pemandangan alam yang asri membuat tempat ini sangat cocok untuk keluarga yang ingin menikmati liburan. Anda bisa bermain air di kolam alami yang terbentuk di bawah air terjun atau sekadar menikmati keindahan alam sekitar.
Dengan tiket masuk yang cukup ramah di kantong, Rp 15.000 untuk anak-anak dan Rp 30.000 untuk dewasa, Tegenungan Waterfall adalah pilihan utama bagi wisatawan yang ingin merasakan keindahan alam Bali.
Kanto Lampo Waterfall: Bebatuan Berundak yang Menakjubkan
Berjarak sekitar 34 menit dari Ubud, Kanto Lampo Waterfall menyuguhkan pengalaman wisata yang berbeda. Air terjun ini terkenal dengan bebatuan berundak yang membentuk lapisan-lapisan alami yang sangat fotogenik.
Dengan ketinggian 15 meter, air terjun ini menawarkan pemandangan yang luar biasa, di mana pengunjung bisa merasakan segarnya aliran air yang jatuh di atas bebatuan. Untuk mencapai air terjun ini, pengunjung harus menuruni anak tangga yang berada di tengah hutan, menambah keseruan petualangan.
Harga tiket masuknya adalah Rp 25.000, dan Kanto Lampo Waterfall buka setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 17.30 WITA. Tempat ini sangat cocok untuk Anda yang ingin berfoto dan menikmati ketenangan alam.
Bandung Waterfall: Tirai Air yang Memukau
Air Terjun Bandung yang terletak di Desa Siangan, Gianyar, hanya berjarak sekitar 23 menit dari Ubud. Air terjun ini memiliki aliran air yang mirip tirai dengan ketinggian sekitar 10 meter. Terletak tepat di bawah bendungan air yang dibangun pada abad ke-17, Bandung Waterfall memiliki pesona tersendiri.
Debit air yang cukup deras menciptakan kolam alami di bawahnya, yang sangat menyegarkan. Pengunjung bisa berenang atau hanya duduk menikmati pemandangan hijau di sekitar air terjun.
Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WITA, dengan tiket masuk Rp 20.000. Keindahan alam yang asri dan udara segar menjadikan Bandung Waterfall sebagai tempat yang ideal untuk menyegarkan pikiran.
Dari Kanto Lampo dengan bebatuan berundaknya, hingga Suwat yang tersembunyi di tengah alam yang tenang, masing-masing air terjun di sekitar Ubud menawarkan pengalaman unik yang berbeda.
Baik itu untuk menikmati ketenangan, berpetualang, atau sekadar bersantai dengan keluarga, air terjun Bali siap menyambut Anda untuk menikmati liburan yang menyegarkan.
Jadi, jika Anda merencanakan liburan awal Ramadhan 2025, jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi keindahan alam Bali melalui empat air terjun menakjubkan ini. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila