RadarMadura.id - Perkedel, olahan kentang yang simpel namun selalu menggugah selera, menjadi pelengkap banyak hidangan lezat seperti sup, soto, hingga pecel. Meskipun cara pembuatannya cukup mudah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, terutama saat menggoreng.
Salah satu masalah yang sering muncul adalah minyak yang berbusa, yang bisa membuat perkedel terasa berminyak dan kurang enak. Tidak perlu khawatir, dengan beberapa trik jitu, kamu bisa menggoreng perkedel dengan hasil yang lebih sempurna.
Berikut lima tips yang wajib dicoba agar minyak tidak berbusa dan perkedel yang dihasilkan renyah, cantik, dan lezat.
1. Gunakan Minyak Goreng Baru
Salah satu langkah pertama yang sering terlupakan adalah memilih minyak yang tepat. Banyak orang cenderung menggunakan minyak bekas pakai karena lebih praktis, namun ini justru dapat mempengaruhi hasil akhir perkedel.
Minyak bekas mengandung sisa-sisa makanan yang sudah terurai, yang bisa menyebabkan minyak cepat berbusa dan membuat perkedel terasa berminyak.
Sebaiknya, gunakan minyak goreng baru yang lebih stabil, sehingga perkedel bisa matang dengan sempurna dan berwarna keemasan. Selain itu, minyak baru akan membuat perkedel lebih renyah, tampak menggoda, dan tentu saja lebih sehat.
2. Perhatikan Suhu Minyak
Setelah memilih minyak yang tepat, jangan lupa untuk mengatur suhu minyak dengan cermat. Suhu minyak yang terlalu rendah akan membuat perkedel menyerap terlalu banyak minyak dan menjadi lembek, sementara suhu minyak yang terlalu tinggi justru dapat membuat minyak berbusa dan perkedel cepat gosong di luar, namun masih mentah di dalam.
Jadi, penting untuk menjaga suhu minyak dalam kondisi sedang. Cara mudah mengetahuinya adalah dengan meneteskan sedikit adonan perkedel ke dalam minyak. Jika adonan langsung mengapung dan menggelembung, itu artinya minyak sudah panas dan siap untuk digunakan.
3. Menambahkan Garam ke Dalam Minyak
Berbeda dengan bahan lainnya, garam memiliki kemampuan untuk mengurangi busa yang sering muncul saat menggoreng perkedel. Cukup taburkan sedikit garam ke dalam minyak yang sudah dipanaskan, dan lihat perbedaannya.
Garam akan membantu mengurangi percikan minyak yang bisa mengganggu proses penggorengan, serta membuat minyak tetap lebih tenang tanpa busa yang berlebihan. Meskipun begitu, pastikan untuk tidak menambahkan terlalu banyak garam, karena dapat memengaruhi rasa perkedel itu sendiri.
4. Gunakan Putih Telur untuk Celupan
Trik selanjutnya adalah dengan menggunakan putih telur untuk melapisi adonan perkedel sebelum digoreng. Banyak yang tidak sadar bahwa kuning telur justru bisa membuat minyak berbusa lebih cepat dan berwarna hitam.
Jadi, alih-alih mencampurkan kuning telur ke dalam adonan, cukup gunakan putih telur untuk celupan luar perkedel. Selain menghindari busa, putih telur juga membantu mempererat adonan agar tidak mudah pecah saat digoreng, memberikan hasil perkedel yang padat dan renyah.
5. Tepung Terigu untuk Menjaga Minyak Tetap Benar
Terakhir, jika kamu masih menghadapi masalah minyak berbusa meski sudah mencoba beberapa cara, tepung terigu bisa menjadi penyelamat. Taburkan sedikit tepung terigu ke dalam minyak panas sebelum memasukkan perkedel.
Tepung terigu membantu menstabilkan minyak dan mengurangi buih yang terbentuk selama proses penggorengan. Jangan khawatir, sedikit tepung tidak akan mengubah rasa perkedel, justru akan membuatnya lebih renyah dan garing.
Setelah taburan tepung, masukkan perkedel ke dalam minyak, dan kamu akan melihat hasilnya: minyak tetap jernih, busa minimal, dan perkedel matang sempurna.
Dengan mengikuti lima tips ini, kamu bisa menikmati perkedel yang tidak hanya lezat tetapi juga terlihat cantik dan renyah.
Tidak ada lagi kekhawatiran minyak berbusa atau perkedel yang berminyak. Jadi, sudah siap untuk mencoba trik-trik ini di rumah dan menghidangkan perkedel terbaik untuk keluarga? Selamat mencoba! (fadila)
Editor : Fadila An Naila