RadarMadura.id— Kawah Sikidang, salah satu objek wisata unggulan yang dimiliki oleh Dieng, menawarkan pengalaman luar biasa bagi para pengunjung.
Terletak di dataran tinggi Dieng, kawah ini memikat dengan fenomena uniknya yang mengingatkan kita pada karakter hewan kidang.
Fenomena Unik Kawah Sikidang
Kawah Sikidang dikenal karena kemampuannya berpindah atau seakan melompat dalam kawasan yang luas.
Seperti kijang yang lincah, kawah ini memiliki kolam yang berpindah tempat pada interval tertentu, rata-rata sekali dalam 4 tahun.
Aktivitas vulkanik yang terjadi di kawah ini dapat disaksikan dengan mudah oleh para pengunjung.
Daya Tarik Kawah Sikidang
Dibandingkan dengan kawah-kawah lainnya di Dieng, Kawah Sikidang adalah yang paling diminati dan paling mudah dicapai.
Terletak di ketinggian puncak gunung berapi, kawah ini menawarkan pemandangan lumpur panas meletup-letup, gas, dan asap berwarna putih pekat yang memikat perhatian.
Bagi para wisatawan, ini adalah kesempatan untuk merasakan keajaiban alam secara langsung.
Lokasi dan Akses
Kawah Sikidang berlokasi di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.
Meskipun banyak yang mengira lokasi wisata ini ada di Wonosobo, sebenarnya Kawah Sikidang sangat mudah dijangkau.
Lokasinya dekat dengan Kompleks Candi Arjuna dan Candi Bima, sehingga pengunjung dapat menggabungkan kunjungan ke tiga objek wisata sekaligus.
Tiket dan Jam Operasional
Tarif masuk ke Kawah Sikidang hanya Rp. 10.000,-, yang merupakan terusan dari tiket wisata Kompleks Candi Arjuna dan Candi Bima.
Harga yang sangat terjangkau untuk pengalaman melihat fenomena vulkanik yang menakjubkan. Wisata Kawah Sikidang buka setiap hari mulai dari Pk. 07.00 hingga Pk. 16.00 WIB.
Jadi, jika Anda ingin menyaksikan keajaiban alam dan aktivitas vulkanik secara langsung, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Kawah Sikidang Dieng di Banjarnegara! (fadila)