RadarMadura.id – Kediri bukan hanya dikenal sebagai kabupaten dengan keindahan alamnya yang memikat, tetapi juga sebagai tempat berbagai destinasi wisata yang menarik untuk dieksplorasi.
Salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan berada tepat di perbatasan Kabupaten Kediri dengan pintu masuk Kota Malang.
Medowo, sebuah desa kecil di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, ternyata menyimpan sejumlah pesona wisata yang menakjubkan.
Akses menuju desa ini sangatlah mudah, sehingga tak sulit untuk menemukan keberadaannya.
Dari Pasar Kandang, Anda hanya perlu melalui perjalanan sekitar 2 kilometer untuk sampai ke desa Medowo yang memesona.
Mungkin belum banyak yang mengetahui keberadaan destinasi wisata ini karena desa Medowo masih tergolong baru dalam peta pariwisata.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, desa ini mulai dikenal lewat berbagai acara tradisional, salah satunya adalah kenduren durian.
Acara tersebut merupakan bagian dari tradisi budaya desa Medowo, di mana setiap orang yang memiliki pohon durian diharapkan menyumbangkan hasil panennya untuk dijadikan tumpeng durian.
Ini menjadi salah satu momen yang unik dan menarik bagi pengunjung yang datang.
Tak hanya itu, desa Medowo juga dikenal dengan semangat gotong-royong dan kerukunan antar umat beragama.
Di sini, terdapat tiga agama yang dianut oleh penduduknya, yakni Islam, Hindu, dan Kristen.
Hal ini menciptakan suasana yang hangat, terutama saat perayaan hari raya masing-masing agama, di mana saling memberi ucapan "Selamat Hari Raya" menjadi tradisi yang mengakar kuat.
Sebelum memasuki desa Medowo, Anda akan disuguhi dengan berbagai situs bersejarah, seperti pura tempat ibadah umat Hindu, serta lahan pertanian pohon jati yang luas.
Perjalanan Anda pun akan semakin menarik ketika sampai pada gapura desa wisata Medowo yang menandakan awal petualangan yang tak terlupakan.
Salah satu daya tarik utama desa Medowo adalah Bukit Gandrung Tangulangsi.
Tempat perbukitan ini menawarkan pemandangan alam yang begitu memesona dan eksotis.
Namun, untuk menikmati keindahan itu, Anda harus melewati perjalanan yang cukup ekstrem menuju puncak bukit.
Disarankan bagi para pengunjung yang ingin mengunjungi Bukit Gandrung Tangulangsi, terutama di musim hujan seperti ini, untuk menggunakan mobil jeep atau sepeda motor trail demi keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
Jalanan yang terjal dan berliku memerlukan kehati-hatian ekstra agar sampai ke tujuan dengan selamat.
Sampai di puncak Bukit Gandrung Tangulangsi, Anda akan disambut dengan warung UMKM yang berjejer rapi, disamping loket pembayaran masuk taman.
Harga tiket masuk yang terjangkau, hanya Rp 6000 (sewaktu-waktu bisa berubah), sudah memungkinkan Anda untuk menikmati keindahan pegunungan Malang dari ketinggian Bukit Taman Gandrung Tangulangsi.
Demikianlah potret singkat tentang keindahan Taman Bukit Gandrung Tangulangsi Medowo yang tak dapat diabaikan. (yos)
Editor : Amin Basiri