RadarMadura.id - Tak terbantahkan lagi, Patung Budha Tidur Maha Vihara Mojokerto adalah salah satu daya tarik terbesar di Mojokerto, Jawa Timur.
Berlokasi di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, tempat ini merupakan karya megah yang dibangun oleh Bante Viriyanadi Mahathera pada tahun 1989, menempati lahan seluas 20.000 meter persegi.
Dengan harga tiket yang sangat terjangkau, hanya Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 2.000 untuk anak-anak, kunjungan ke tempat ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tapi juga sarana edukasi yang menyenangkan bagi semua kalangan.
Patung Budha Tidur ini memukau dengan panjang mencapai 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter.
Tidaklah mengherankan bahwa patung ini dicatat dalam Rekor MURI sebagai Patung Budha Tidur terbesar di Indonesia dan menempati posisi ketiga terbesar di Asia Tenggara, setelah patung-patung serupa di Thailand dan Nepal.
Keemasan cat yang melapisi patung ini memberikan gambaran yang indah tentang kisah perjalanan terakhir Siddharta Gautama.
Patung ini juga dibangun menghadap ke arah selatan, yang dianggap sebagai arah suci dalam keyakinan Budha.
Pengunjung di area sekitar akan menemukan pagar pembatas yang bertujuan untuk menjaga keramatannya, mengingat tempat ini juga merupakan tempat ibadah bagi umat Budha.
Tidak hanya patungnya yang mempesona, Maha Vihara Mojopahit Trowulan juga menampilkan keindahan arsitektur Jawa yang khas, dengan bentuk Joglo yang memukau.
Namun, jika diperhatikan lebih dekat, pintu masuk utamanya mencerminkan perpaduan seni dari Cina, India, dan Jawa.
Empat soko guru mewakili empat kebenaran mulia, delapan tiang melambangkan delapan jalan utama, tangga lima melambangkan Pancasila Buddhis, dan genteng tiga melambangkan Tiratana.
Melangkah lebih jauh, di depan Maha Vihara Mojopahit, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan yang hijau dan teratur.
Tanaman-tanaman yang disusun dengan apik menghiasi sekitar pendopo yang dikeramik.
Tidak lupa, beberapa patung Budha dengan berbagai sikap tangan menyambut pengunjung dengan damai.
Untuk mencapai Maha Vihara, pengunjung dapat memasuki Jalan Candi Berahu, di seberang Balai Perlindungan Benda Purbakala Trowulan, di Jalan Raya Mojokerto-Jombang.
Setelah itu, cukup belok ke kiri pada belokan pertama, kemudian belok ke kanan, dan Maha Vihara Mojopahit akan langsung terlihat di sebelah kiri jalan.
Dengan keseruan yang ditawarkan dan keindahan yang memukau, tidak ada alasan untuk melewatkan pengalaman yang luar biasa ini!(yos)
Editor : Amin Basiri