Sumber penghidupan yang dulunya hanyalah area tambang biasa, kini telah bertransformasi menjadi satu-satunya tempat yang wajib kamu kunjungi di Yogyakarta.
Siapa sangka, batuan megah di Tebing Breksi ini berasal dari abu yang dilontarkan Gunung Api Nglanggeran pada erupsi dahsyat puluhan tahun lalu.
Hanya pada tahun 2014, tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) mengungkap misteri langka jenis batuan tufan di Tebing Breksi.
Penemuan ini menghentikan aktivitas penambangan dan menjadikan Tebing Breksi sebagai salah satu Geoheritage Yogyakarta pada tahun 2015.
Mulai dari sana, Tebing Breksi berkembang pesat menjadi destinasi wisata yang dikenal luas.
Masyarakat setempat bukan hanya menjadikan Tebing Breksi sebagai tempat wisata, namun mereka juga menggali kreativitas dengan memahat batuan setinggi 30 meter ini menjadi relief pewayangan yang mengesankan.
Keindahan karya seni ini menjadi viral melalui media sosial, menjadikan Tebing Breksi sebagai destinasi favorit di kalangan masyarakat.
Melihat keindahan alamnya yang memukau, di ketinggian 200 mdpl ini, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Yogyakarta yang luar biasa, terutama saat matahari tenggelam, memberikan tontonan langit berwarna-warni di atas Tebing Breksi.
Perjalanan menuju ke Tebing Breksi dari Kota Yogyakarta? Cukup 28 menit atau sekitar 17 km, dan kamu akan tiba di surga tersembunyi ini.
Jalan yang telah diaspal dan dicor semen memudahkan akses, meskipun beberapa titik masih menantang.
Tidak perlu khawatir, berbagai jenis kendaraan, mulai dari motor hingga bus pariwisata, dapat melewati rute ini.
Petunjuk arah juga disiapkan dengan baik, membimbing pengunjung ke objek wisata sekitarnya, seperti Candi Ratu Boko, Candi Ijo, dan Batu Papal.
Namun, apa yang membuat Tebing Breksi begitu memikat hati para pengunjung?
Hanya dengan tiket masuk seharga Rp10.000, kamu bisa menikmati keindahan pahatan tebing dan panorama alam.
Tidak hanya itu, Tebing Breksi juga menawarkan 12 spot foto yang siap pakai dengan hiasan tanaman, atribut unik, bahkan burung hantu jinak.
Jika ingin petualangan lebih seru, kamu bisa menyewa mobil offroad dan menjelajahi kawasan wisata ini.
Tidak ketinggalan, Tebing Breksi juga menyediakan Tlatar Seneng dan amphiteater untuk berbagai acara seru seperti pertemuan, kopi darat, pertunjukan seni, dan event keren lainnya dengan desain yang mengingatkan pada teater klasik Yunani.
Fasilitas yang disediakan oleh pengelola Tebing Breksi juga patut diacungi jempol.
Area parkir yang luas, aksesibilitas yang baik untuk berbagai jenis kendaraan, termasuk jalur khusus difabel, membuat kunjungan semakin nyaman.
Dari area parkir hingga ke objek wisata, pengelola juga menyediakan amenitas lengkap seperti tempat makan, masjid dan mushola, cafe, toilet, toko oleh-oleh, dan sebagainya.
Meskipun fasilitas persampahan cukup baik, pengelola juga aktif mengingatkan pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dengan menyediakan fasilitas cuci tangan di berbagai titik.
Keamanan dan keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama di Tebing Breksi.
Rambu-rambu keselamatan, jalur evakuasi, dan informasi pelayanan darurat tersedia dengan baik.
Pengelola juga terhubung dengan teknologi informasi modern, memungkinkan pemesanan tiket online dan fasilitas wifi di area tempat makan.
Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu dievaluasi untuk meningkatkan kualitas Tebing Breksi ke depan.
Pertama, perlu adanya transportasi umum yang lebih mendukung akses ke destinasi ini.
Kedua, penambahan vegetasi peneduh akan memberikan kenyamanan lebih, terutama saat cuaca terik.
Terakhir, kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan objek wisata harus ditingkatkan.
Meskipun fasilitas sampah disediakan dengan baik, masih terlihat beberapa pengunjung yang tidak mematuhi aturan.
Namun, kesuksesan Tebing Breksi tidak hanya terletak pada keindahan alamnya.
Inisiatif pengembangan ini berasal dari masyarakat setempat yang kreatif, didukung oleh pemerintah dan swasta.
Dengan model pendanaan dan pengelolaan melalui BUMDES, Tebing Breksi memberikan dampak positif pada masyarakat sekitar.
Dengan pelibatan warga lokal sebagai pegawai, objek wisata ini menjadi sumber lapangan kerja dan peluang usaha.
Sebagai best practice, Tebing Breksi bisa menjadi inspirasi untuk pengembangan objek wisata lainnya, memastikan partisipasi aktif masyarakat dalam industri pariwisata yang berkembang pesat.
Mari jaga kelestarian, keamanan, kenyamanan, dan kebersihan Tebing Breksi, agar destinasi ini tetap memikat hati dan memberikan manfaat besar bagi semua.(yos)
Editor : Amin Basiri