RadarMadura.id –Coban Putri adalah salah satu destinasi wisata air terjun yang menarik di Kota Batu, Jawa Timur. Air terjun ini memiliki keindahan alam yang mempesona, dengan aliran air yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu mbok (ibu) dan anak.
Namun, tahukah Anda mengapa air terjun ini dinamai Coban Putri? Ternyata ada dua versi cerita yang beredar di kalangan masyarakat setempat, yang masing-masing memiliki latar belakang sejarah yang menarik.
Kisah Pengorbanan Ibu
Versi pertama mengatakan bahwa nama Coban Putri berasal dari sebuah peristiwa tragis yang menimpa seorang ibu dan anaknya beberapa tahun yang lalu.
Sebelumnya, air terjun ini dikenal dengan nama Coban Ketokan, karena dianggap sebagai bagian (ketokan) dari Coban Rais yang berada di atasnya.
Sumber airnya pun sama, yaitu Sumber Darmi di Parang Gedeg, yang merupakan salah satu sisi dari Pegunungan Panderman.
Baca Juga: Daya Tarik Coban Putri, Pasti Bikin Kamu Greget Ingin Menikmatinya
Suatu hari, ada seorang ibu dari Desa Dresel yang sedang mencari rumput di sekitar Coban untuk pakan ternaknya. Ia membawa anak perempuannya yang masih kecil untuk menemaninya.
Sambil mengisi keranjang rumput, ia tidak menyadari bahwa anaknya telah bermain terlalu jauh hingga mendekati jurang.
Anaknya pun terpeleset dan hampir terjatuh, namun berhasil berpegangan di tepi jurang. Ibu yang melihat hal itu segera berlari untuk menyelamatkannya, namun sayangnya ia juga ikut tergelincir dan terjatuh bersama anaknya. Mereka berdua terperangkap di tebing jurang selama beberapa lama.
Beruntung, ada seorang pencari rumput lain yang melihat kejadian itu dan memberitahukannya kepada warga sekitar.
Mereka pun bergegas untuk menolong ibu dan anak tersebut, dan berhasil mengangkat mereka dari jurang.
Untuk menghormati pengorbanan ibu tersebut, masyarakat kemudian mengubah nama Coban Ketokan menjadi Coban Putri. Nama ini juga menggambarkan aliran air yang terpecah menjadi dua, yaitu mbok dan anak.
Kisah Mandi Putri Singosari
Versi kedua mengatakan bahwa nama Coban Putri diambil dari sebuah legenda yang sudah lama ada di masyarakat. Legenda ini berkaitan dengan Kerajaan Singosari, yang pernah berjaya di tanah Jawa pada abad ke-13.
Menurut cerita, air terjun ini sering dikunjungi oleh Putri Ken Dedes, istri dari Ken Arok, raja pertama Singosari.
Putri Ken Dedes adalah seorang wanita yang sangat cantik dan anggun, yang membuat banyak pria terpesona olehnya.
Ia gemar mandi di air terjun ini, karena airnya yang segar dan jernih. Ia juga merasa tenang dan nyaman di sini, karena suasana alamnya yang asri dan sejuk.
Oleh karena itu, air terjun ini diberi nama Coban Putri, untuk mengenang kecantikan dan kesukaan Putri Ken Dedes. Nama ini juga menunjukkan keistimewaan air terjun ini, yang menjadi tempat favorit putri kerajaan.
Meskipun ada dua versi cerita yang berbeda, namun keduanya sama-sama menarik dan mengandung nilai sejarah yang tinggi. Coban Putri menjadi salah satu bukti bahwa alam dan budaya tidak dapat dipisahkan, melainkan saling melengkapi dan memberi makna.
Coban Putri juga menjadi salah satu wisata air terjun yang layak untuk dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain menikmati keindahan alamnya, Anda juga dapat belajar tentang sejarah dan legenda yang menyertainya.
Jadi, tunggu apalagi? Segera rencanakan kunjungan Anda ke Coban Putri, dan rasakan sensasi berwisata di air terjun yang memiliki dua kisah menawan. (hasan)
Editor : Hasan Bashri