Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kisah Mantri Perempuan BRI Menembus Wilayah Kepulauan demi Menjaga Akses Keuangan

Hendriyanto • Selasa, 30 Juni 2026 | 19:31 WIB
PENUH DEDIKASI: Eka Fitriyani Wulandari, Mantri BRI Unit Salakan, BRI Branch Office Luwuk, saat melayani masyarakat di Pulau Bungin, Bakalan, dan Bulungkobit, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.
PENUH DEDIKASI: Eka Fitriyani Wulandari, Mantri BRI Unit Salakan, BRI Branch Office Luwuk, saat melayani masyarakat di Pulau Bungin, Bakalan, dan Bulungkobit, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

BANGGAI KEPULAUAN, RadarMadura.id – Akses antarwilayah di kawasan kepulauan Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut dengan kondisi yang kerap berubah. Situasi tersebut menjadi bagian dari keseharian Eka Fitriyani Wulandari, Mantri BRI Unit Salakan, BRI Branch Office Luwuk, saat melayani masyarakat di Pulau Bungin, Bakalan, dan Bulungkobit, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

Perempuan berusia 34 tahun itu rutin menyeberang dari pulau ke pulau untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan perbankan. Baginya, jarak dan kondisi laut bukan penghalang untuk mendekatkan akses keuangan kepada warga.

Eka bergabung dengan BRI pada 2014 dan mulai mengemban tugas sebagai mantri pada 2018 setelah sebelumnya bertugas sebagai teller dan customer service. Pengalaman tersebut membawanya lebih dekat dengan masyarakat sekaligus membuatnya memahami berbagai kebutuhan nasabah di wilayah kepulauan.

“Saya memilih berkarier sebagai mantri karena peran ini sangat dekat dengan masyarakat. Saya bisa bertemu langsung, berbaur, dan memahami kebutuhan nasabah di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: BRI Peduli Latih 60 Purna PMI di Cirebon, Perkuat Kewirausahaan dan Ketahanan Ekonomi

Dalam menjalankan tugasnya, Eka membuka akses pembiayaan, mengunjungi nasabah, mendampingi BRILink Agen, serta menggelar pertemuan dengan masyarakat dan kelompok usaha.

Melalui kegiatan tersebut, ia menggali kebutuhan layanan keuangan sekaligus memberikan edukasi usaha kepada warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, petani kelapa, dan pelaku usaha sembako.

Untuk menjangkau ketiga pulau tersebut, Eka harus menempuh perjalanan laut menggunakan kapal maupun perahu dengan fasilitas yang terbatas. Kondisi cuaca dan ombak yang tidak selalu dapat diprediksi menjadi tantangan yang harus dihadapi dalam setiap perjalanan.

“Saya harus naik kapal dan perahu dengan fasilitas seadanya, sehingga setiap perjalanan membutuhkan kesiapan mental. Meski demikian, saya tetap menjalaninya dan bersyukur karena melihat antusiasme masyarakat membuat seluruh perjalanan terasa sepadan,” ungkapnya.

Menurut Eka, tantangan sebagai mantri di wilayah kepulauan tidak hanya berasal dari medan perjalanan, tetapi juga tuntutan untuk terus belajar agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Keterbatasan infrastruktur, seperti akses listrik, juga menjadi kendala dalam menjaga komunikasi dengan nasabah, sementara waktu kunjungan yang terbatas membuat setiap pertemuan harus dimanfaatkan secara maksimal.

Di tengah tanggung jawab tersebut, Eka juga menjalani perannya sebagai seorang ibu. Ia terkadang harus berjauhan dengan anaknya yang masih berusia tiga tahun demi menjalankan tugas melayani masyarakat.

Baca Juga: Satgas Sarankan Enam SPPG Kabupaten Bangkalan Segera Tuntaskan IPAL

“Kita harus percaya diri karena pada akhirnya diri kita sendiri yang akan membantu melewati setiap tantangan. Teruslah berkembang dengan menggali potensi yang dimiliki, dan yang terpenting bekerjalah dengan hati agar pekerjaan seberat apa pun tidak terasa sebagai beban,” tuturnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengapresiasi dedikasi Eka yang konsisten melayani masyarakat hingga ke wilayah kepulauan.

Menurutnya, semangat Eka menjadi representasi nyata dedikasi Mantri BRI dalam menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan terpencil). (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#Banggai #keuangan masyarakat #bri #literasi keuangan #kepulauan