JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas jangkauan layanan keuangan melalui jaringan BRILink Agen. Jaringan ini tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia hingga menjangkau desa dan komunitas.
Kehadiran BRILink Agen membuat layanan keuangan semakin dekat dengan aktivitas masyarakat. Inisiatif ini juga memperkuat inklusi keuangan di tingkat akar rumput.
Pangkalan gas LPG menjadi salah satu usaha yang potensial dikembangkan sebagai BRILink Agen. Usaha ini memiliki kedekatan dengan masyarakat karena melayani kebutuhan sehari-hari.
Dengan menjadi BRILink Agen, pangkalan gas tidak hanya melayani kebutuhan energi. Pelaku usaha juga dapat menghadirkan layanan transaksi keuangan harian.
Masyarakat kini bisa membeli gas sekaligus melakukan berbagai transaksi dalam satu tempat. Kondisi ini membuat aktivitas menjadi lebih praktis dan efisien.
Baca Juga: Kredit UMKM BRI Tembus Rp 1.211 Triliun, Ekosistem Pemberdayaan Kian Luas
BRILink Agen menyediakan berbagai layanan transaksi yang lengkap. Layanan tersebut meliputi transfer, pembayaran tagihan dan cicilan, pembelian pulsa dan paket data, hingga top-up uang elektronik serta setor dan tarik tunai.
Bagi pemilik usaha, kehadiran BRILink Agen membuka peluang tambahan penghasilan. Pendapatan tersebut berasal dari fee transaksi yang dilakukan pelanggan.
Di sisi lain, masyarakat juga merasakan manfaat kemudahan layanan. Berbagai kebutuhan transaksi dapat dilakukan lebih cepat dan dekat dari tempat tinggal.
Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan peran strategis BRILink Agen dalam mendorong inklusi keuangan. Ia juga menyebut program ini menjadi sarana pemberdayaan bagi UMKM.
“BRILink Agen menjadi salah satu strategi BRI dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendekatkan layanan transaksi kepada masyarakat. Melalui jaringan ini, masyarakat dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi dengan lebih cepat, mudah, dan dekat dari tempat tinggal. Di sisi lain, BRILink Agen juga membuka peluang usaha tambahan bagi UMKM, termasuk pemilik pangkalan gas, serta menjadi katalis bagi perputaran ekonomi di lingkungan sekitar,” ungkap Akhmad.
Hingga akhir Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,18 juta agen. Jaringan tersebut tersebar di 66.450 desa atau lebih dari 80% total desa di Indonesia.
Pada periode yang sama, BRILink Agen melayani lebih dari 252 juta transaksi. Total sales volume tercatat mencapai Rp420 triliun yang mencerminkan tingginya pemanfaatan layanan. (*/dry)
Editor : Hendriyanto