Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove dan Edukasi Daur Ulang Plastik

Hendriyanto • Kamis, 6 November 2025 | 01:39 WIB

JAGA LINGKUNGAN: BRI Peduli bersama siswa pecinta lingkungan melakukan penanaman mangrove di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.
JAGA LINGKUNGAN: BRI Peduli bersama siswa pecinta lingkungan melakukan penanaman mangrove di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

JAKARTA, RadarMadura.id – Isu perubahan iklim menjadi perhatian global karena dampaknya terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kondisi ini mendorong perlunya kesadaran kolektif dan aksi nyata dari semua pihak, termasuk dunia pendidikan, untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Pada 24 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Aksi Iklim Sedunia, BRI Peduli melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar edukasi dan aksi mitigasi perubahan iklim bagi pelajar sekolah. Kegiatan itu meliputi penanaman mangrove di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, dan edukasi pengelolaan limbah plastik di TPA Berahan Kulon, Kabupaten Demak.

Siswa-siswi SMP Negeri 1 Muara Gembong mendapatkan edukasi interaktif tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan alam dan mitigasi perubahan iklim. Setelah sesi edukasi, para siswa menanam bibit mangrove langsung di lokasi dengan pendampingan dari tim BRI Peduli.

Di Demak, siswa-siswi SMA Negeri 1 Wedung mendapat pelatihan pengelolaan limbah plastik untuk meningkatkan kesadaran terhadap dampak lingkungan. Mereka juga menyaksikan proses daur ulang plastik menjadi Eco Hec Brick, yaitu bahan hasil olahan limbah plastik yang digunakan sebagai alat pemecah ombak di pesisir Demak.

Baca Juga: BRI Dorong Wirausaha Muda lewat Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, Hari Aksi Iklim Sedunia menjadi momentum untuk mengambil peran dalam menjaga bumi dan keseimbangan ekosistem. “Di tengah tantangan ini, ada harapan besar yang tumbuh dari semangat generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan Asta Cita Pemerintah Nomor 8 mengenai Harmoni Lingkungan, Budaya, dan Toleransi Beragama.

Dhanny menegaskan bahwa BRI ingin menumbuhkan kesadaran generasi muda agar memahami tanggung jawab sosial dan ekologis sejak dini. “Menjaga ekosistem lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil, seperti mengurangi sampah plastik, menanam pohon, menjaga kebersihan sungai, hingga berani menyuarakan kebijakan hijau,” katanya.

Menurutnya, kombinasi edukasi dan aksi nyata membuat pelajar tidak hanya memahami penyebab perubahan iklim, tetapi juga terlibat langsung dalam mitigasi. “Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan sosial lingkungan yang berdampak luas,” imbuhnya.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Akselerasi UMKM Naik Kelas, LinkUMKM BRI Catat 13,6 Juta Pengguna

Sementara itu, guru SMP Negeri 1 Muara Gembong Hendri Saluanudin mengapresiasi kegiatan BRI Peduli karena mampu menambah wawasan dan keterampilan siswa menghadapi perubahan iklim. “Materi yang disampaikan sangat menarik, aplikatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan di lapangan membuat siswa lebih sadar pentingnya menjaga ekosistem dan memahami dampak perubahan iklim dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai informasi, penanaman mangrove di Muara Gembong merupakan bagian dari inisiatif BRI Menanam – Grow & Green. Program ini fokus pada pemulihan dan pelestarian ekosistem berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai local heroes dalam menjaga alam.

Baca Juga: Melalui AgenBRILink Koperasi Merah Putih, BRI Buka Akses Keuangan dan Dorong Ekonomi Desa Padang Mantinggi

Hingga kini, BRI Peduli melalui program Grow & Green telah menanam 25.000 bibit mangrove, 45.300 bibit pohon produktif, dan mentransplantasi 5.430 fragmen karang di berbagai wilayah Indonesia. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#penanaman mangrove #bri #daur ulang #bekasi #demak