Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kisah Inspiratif UMKM Binaan BRI: Datik Batik Angkat Kearifan Lokal Tangerang hingga Menembus Pasar Internasional

Hendriyanto • Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:54 WIB

NAIK KELAS: UMKM Datik Batik Tangerang menjadi binaan BRIncubator saat ini tembus pasar ekspor.
NAIK KELAS: UMKM Datik Batik Tangerang menjadi binaan BRIncubator saat ini tembus pasar ekspor.

TANGERANG SELATAN, RadarMadura.id  – Anggapan bahwa batik hanya cocok dikenakan orang tua kini tidak lagi relevan. Di era modern, batik justru tampil semakin dinamis berkat tangan-tangan kreatif pelaku UMKM yang menghadirkan desain busana trendi dan kasual.

Salah satu sosok yang berperan menjaga sekaligus memperkaya tradisi batik adalah Datik Daryanti, pendiri Datik Batik asal Tangerang Selatan, Banten. Berawal dari kecintaannya pada batik, Datik yang sebelumnya seorang ibu rumah tangga memutuskan menekuni dunia fesyen dengan mendirikan Datik Batik pada tahun 2012.

Usaha ini awalnya mendapat pembinaan dari Dinas Koperasi & UKM serta Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota Tangerang Selatan. Secara perlahan, nama Datik Batik kian dikenal luas di kalangan masyarakat Tangerang dan sekitarnya.

Kini, Datik Batik memproduksi beragam produk seperti kain, dress, kemeja, outer, hingga aksesori seperti kipas tangan. Semua dibuat menggunakan metode hand-printing, cap, maupun tulis. Nama “Datik” diambil dari nama sang pendiri, sedangkan “Batik” menggambarkan produk utama yang dihasilkan.

“Ciri khas Datik Batik terletak pada motifnya yang mengusung kearifan lokal, dipadukan dengan nuansa modern. Datik banyak terinspirasi dari simbol-simbol khas Tangerang Selatan, mulai dari anggrek vandoglas, kacang, kopi, bambu, hingga rumah blandongan,” ungkap Datik.

Baca Juga: BRI Salurkan KPR Subsidi Rp 14,65 Triliun, Perkuat Akses Hunian Terjangkau untuk MBR

Karya Datik Batik tidak hanya diproduksi untuk dijual, tetapi juga sering tampil dalam berbagai ajang fashion show pemerintah dan swasta. Pada peringatan Hari Batik Nasional 2024, misalnya, Datik Batik tampil memukau dalam peragaan busana di Swiss-Belhotel Serpong yang turut dihadiri Ibu Wali Kota Tangerang Selatan.

Datik Batik juga dipercaya memproduksi seragam bermotif batik untuk berbagai acara pemerintahan dan hiburan. Bahkan pada 2022, desain batik Datik dikenakan oleh Puteri Indonesia Banten 2022, menjadi kebanggaan tersendiri bagi sang pemilik.

Naik Kelas Bersama BRIncubator

Tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi Datik setelah bergabung dalam program BRIncubator di bawah naungan Rumah BUMN BRI Jakarta. Program ini membuka wawasannya dalam pemasaran, branding, dan manajemen keuangan usaha.

“Selama ikut pelatihan dua minggu, saya belajar banyak dari mentor-mentor luar biasa. Mulai dari pemasaran, penjualan, sampai cara mengelola keuangan usaha secara efisien,” jelas Datik.

Sebelumnya, ia hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran secara sederhana. Namun setelah mengikuti BRIncubator, ia memahami pentingnya pengelolaan bisnis yang detail dan terukur. Peserta yang lolos kurasi program ini mendapatkan pelatihan intensif serta pendampingan terkait strategi pemasaran, branding, hingga pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Findmeera, UMKM Binaan BRI yang Ubah Daster Jadi Fashion Elegan dan Berdayakan Perempuan

Selain mendapatkan pengetahuan baru, Datik juga memperoleh akses pendanaan usaha dari BRI. Dana tersebut ia gunakan untuk meningkatkan produksi dan memperluas jangkauan pasar Datik Batik.

“BRI melalui program BRIncubator menghadirkan mentor-mentor berpengalaman sehingga UMKM bisa memperbaiki kekurangan dan terus berkembang. Saya juga diberi kesempatan mengikuti berbagai pameran bergengsi agar produk Datik Batik semakin dikenal luas dan menembus pasar yang lebih besar,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa BRIncubator merupakan program pelatihan dan pendampingan bagi UMKM binaan Rumah BUMN yang telah melalui proses kurasi. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha agar siap menembus pasar ekspor.

Menurut Akhmad, BRIncubator adalah wujud nyata komitmen BRI dalam membantu UMKM naik kelas. Melalui pelatihan terarah, pendampingan berkelanjutan, serta penerapan digitalisasi, BRI mendorong UMKM untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar.

Baca Juga: Panen Raya BRInita, BRI Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hijau

“Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar,” pungkasnya. (dry)

Editor : Hendriyanto
#ekspor #tangerang #datik batik #BRIncubator #bri