Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BRI Raih Anugerah Ekonomi Hijau 2025 atas Konsistensi Pemberdayaan UMKM

Hendriyanto • Minggu, 7 September 2025 | 18:59 WIB

BERPRESTASI: BRI terpilih sebagai bank yang menerapkan Ekonomi Hijau dari Detikcom di Jakarta.
BERPRESTASI: BRI terpilih sebagai bank yang menerapkan Ekonomi Hijau dari Detikcom di Jakarta.

JAKARTA, RadarMadura.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk meraih Anugerah Ekonomi Hijau dari detikcom atas konsistensinya mendukung pemberdayaan UMKM. Penghargaan itu diberikan pada 14 Agustus 2025 di Jakarta dan dihadiri Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya.

Capaian ini menegaskan komitmen BRI menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai prioritas strategis perseroan. Melalui program keuangan inklusif, BRI mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan atas strategi pemberdayaan UMKM yang dijalankan. Menurutnya, pendekatan BRI tidak hanya memberi akses pembiayaan tetapi juga memperkuat kapasitas usaha agar tumbuh berkelanjutan.

“BRI mengintegrasikan layanan finansial, pelatihan, dan pendampingan usaha agar UMKM dapat memperluas pasar serta meningkatkan daya saing. Dalam momentum bulan kemerdekaan ini, BRI meyakini bahwa kekuatan ekonomi nasional harus dibangun dari penguatan pelaku UMKM dari tingkat akar rumput. Penghargaan ini menjadi validasi bahwa model pemberdayaan yang dijalankan BRI sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan berkelanjutan yang inklusif,” ujarnya.

Hingga akhir Juni 2025, total kredit BRI mencapai Rp1.416,6 triliun atau tumbuh 6,0 persen secara tahunan. Dari jumlah itu, 80,32 persen atau Rp1.137,84 triliun disalurkan kepada segmen UMKM.

Baca Juga: BRI Dukung UMKM Surabaya Produksi Diaper Ramah Lingkungan, Kian Diminati Pasar

Capaian tersebut diperkuat dengan inisiatif pemberdayaan yang mencakup 4.625 Desa BRILian, 41.217 klaster usaha, dan 54 Rumah BUMN di seluruh Indonesia. Program ini menjadi sarana peningkatan kapasitas pelaku usaha di berbagai sektor.

Sinergi BRI bersama Pegadaian dan PNM dalam Holding Ultra Mikro juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Hingga akhir Triwulan II 2025, Holding UMi melayani 34,7 juta debitur aktif dengan pembiayaan Rp631,9 triliun dan mengelola 126 juta rekening simpanan mikro.

BRI juga terus memperluas inklusi keuangan melalui AgenBRILink. Hingga Juni 2025, jumlah AgenBRILink mencapai lebih dari 1,2 juta atau tumbuh 22,60 persen dibanding tahun sebelumnya.

AgenBRILink tersebar di 67 ribu desa termasuk wilayah 3T. Volume transaksi yang tercatat mencapai Rp843 triliun atau naik 9,85 persen secara tahunan.

Peran AgenBRILink kini bertransformasi dari sekadar penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider. Transformasi ini menunjukkan konsistensi BRI dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan memberdayakan.

Baca Juga: BRI Hadirkan Weekend Banking dan BRImo Selama Libur Maulid Nabi 2025

Sepanjang Januari hingga Juni 2025, BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp83,88 triliun kepada 1,8 juta debitur. Porsi terbesar pembiayaan disalurkan ke sektor pertanian.

Penyaluran tersebut menjadikan BRI sebagai bank dengan kontribusi terbesar dalam program KUR nasional. Fokus pada sektor pertanian sejalan dengan strategi BRI memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas ekonomi rakyat.

Akhmad menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM akan tetap menjadi prioritas utama BRI. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“BRI berkomitmen memperkuat pelaku UMKM agar mampu meningkatkan daya saing dan naik kelas secara berkelanjutan. BRI percaya bahwa keberhasilan memberdayakan pelaku UMKM akan menjadi faktor pendorong bagi Indonesia untuk tumbuh menjadi negara yang semakin berdaulat, sejahtera, dan maju,” pungkasnya. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#detikcom #pertumbuhan ekonomi #bri #umkm #Ekonomi Hijau