PAMEKASAN, RadarMadura.id – Cuaca kala itu mendung sehingga perjalanan menuju kediaman Siti Fatimah cukup mengasyikkan.
Sekitar 100 meter sebelum SPBU Larangan Badung, ada jalan masuk gang yang menuju kediaman perempuan yang akrab disapa Fatimah ini.
Sekitar 1 kilometer dari gang tersebut, Jawa Pos Radar Madura (JPRM) tiba di depan rumah dengan pagar berwarna merah.
”Ayo masuk, kita duduk-duduk dulu setelah itu langsung ke kolam,” kata warga Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, itu Sabtu (9/3).
Sekitar 10 menit, Fatimah mengajak JPRM ke kolam ikan lele di selatan rumahnya. Di kolam itulah tanaman sayuran labu air merambat di tiang-tiang besi. Dia sudah satu tahun menanam sayuran dengan nama ilmiah lagenaria siceraria ini.
Hanya dibutuhkan waktu dua bulan bisa berbuah. Hal tersebut menurut Fatimah karena penyiraman menggunakan air dari kolam ikan lele.
Hal itu diyakini menjadi pupuk organik cair tersendiri bagi tanaman yang beratnya bisa mencapai 3 kilogram ini.
”Awalnya itu lihat-lihat di YouTube, tanaman yang ditanam di atas kolam ikan itu saya coba dan ternyata hasilnya benar-benar bagus,” ungkap perempuan berhijab tersebut.
Menurutnya, hal itu juga bisa mempercepat proses labu air ini berbuah. Yang biasanya panen 2,5 bulan, dengan disiram menggunakan air kolam ikan lele bisa setiap dua bulan sekali berbuah dan dipanen.
Tak hanya itu, ukuran sayuran labu airnya juga lebih besar dan panjang. Menurut Fatimah, ketika sudah mulai berbuah bisa lebih banyak dibanding ditanam seperti biasanya.
”Biasanya per bibit itu ada 10 sampai 15 labu air dalam sekali panen setiap dua bulan sekali,” ucapnya.
Penanaman bibit hanya butuh kedalaman 3 sentimeter dengan diameter 30 sentimeter. Fatimah menanam menggunakan biji daripada tunas baru yang dia dapatkan dari toko online dengan harga setiap biji Rp 1 ribu.
Pada musim hujan cukup disiram dua hari sekali dan kemarau bisa sehari sekali. Manfaat penanaman di atas kolam lele ini juga berpengaruh terhadap ikan lele di bawahnya. Yang biasanya lele panen 2,5 sampai 3 bulan, cukup waktu dua bulan lele bisa dipanen.
”Karena ada timbal baliknya antar tanaman dan ikan lelenya itu, yang nantinya juga kalau tidak salah menjadi plankton dan dimakan oleh lelenya,” jelas Fatimah.
Fatimah senang selalu mencoba hal-hal baru, terutama penanaman sayuran di atas kolam ikan. Selain labu cena, Fatimah juga menanam jenis sayuran lain.
”Ada beberapa di sini, ada terong, langker atau oyong, dan sebagainya. Mau coba lagi nanti, tapi masih belum tahu mau tanam apa,” ujarnya. (ail/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti