Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pantas Saja Laris Manis dan Diserbu Pelanggan, Cita Rasa Mi Pedas Buatan Qonita Ini Lain Daripada yang Lain

Fatmasari Margaretta • Minggu, 5 November 2023 | 21:25 WIB

TEKUN: Qonita Lutfiah menunjukkan mie buatannya di outlet rumahnya, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan, Sabtu (4/11). (AYU LATIFAH/JPRM)
TEKUN: Qonita Lutfiah menunjukkan mie buatannya di outlet rumahnya, Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan, Sabtu (4/11). (AYU LATIFAH/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Beda tangan beda cita rasa yang dihasilkan. Begitulah kira-kira yang menjadi keyakinan Qonita Lutfiah saat menjalankan usaha mi yang diberi nama Mie Baper.

Qonita baru merintis jualan mi sejak tahun lalu. Namun, usaha yang dirintis itu cukup sukses. Bahkan, dalam sehari bisa menghasilkan uang ratusan ribu rupiah.

”Sebelum jualan mi, saya jualan pentol kuah. Karena mulai sepi, saya coba peruntungan di jenis makanan mi. Alhamdulillah perkembangannya mulai membaik dari hari ke hari,” katanya Sabtu. (4/11).

Peminat mi buatannya banyak sekali. Peluang itu tidak disia-siakan oleh Qonita. Dengan demikian, dia terus berinovasi agar produk makanannya itu laris manis. Mulai dari topping, kualitas mi, cabai, dan inovasi lainnya.

”Kalau mi pada umumnya satu topping, saya pakai dua topping. Mi juga lebih banyak,” tambahnya.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai guru itu mematok harga Rp 10 ribu satu porsi mi. Jika pelanggan memesan tanpa topping, hanya dijual Rp 8 ribu. ”Saya menyediakan topping pentol, siomay, beef, dan nugget,” terangnya.

Dalam sehari, Qonita bisa menghabiskan tiga kilogram mi atau setara dengan 36 porsi. Sementara ayam yang dihabiskan mencapai dua kilogram.

”Kalau ramai, sehari bisa mendapat omzet Rp 500 ribu. Kalau sepi, hanya mendapat Rp 200 ribu,” terangnya.

Pelanggan tidak hanya menikmati Mie Baper langsung dari outlet yang dibuka Qonita. Tapi, ada juga yang membeli dengan memanfaatkan jasa titip (jastip).

”Alhamdulillah, berkat usaha ini, delapan anggota keluarga saya bisa saya bantu. Terlebih untuk kebutuhan tiga anak saya yang masih kecil,” pungkas perempuan berusia 32 tahun itu. (ay/pen)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Fatmasari Margaretta
#bangkalan #mi #Trending #maknyus #laris manis #enak #berita bangkalan #murah #ekonomi #bisnis umkm #pedas #cita rasa #radar madura #makanan