MADURA, RadarMadura.id – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan kembali menuai sorotan.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BUMDes Sejahtera Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, menyajikan menu yang tidak sesuai standar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, SPPG BUMDes Sejahtera membagikan satu kelapa muda dalam kondisi belum dikupas serta dua butir telur mentah kepada penerima manfaat pada Kamis (12/2).
Sekitar 2.030 sasaran juga menerima camilan dan susu. Badan Gizi Nasional (BGN) juga sudah menegur dapur tersebut.
”Nanti akan segera kami tindak lanjuti untuk dilakukan evaluasi,” ungkap Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Pamekasan Sukriyanto.
Wakil Bupati Pamekasan itu dengan tegas menyatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat guna memastikan insiden serupa tidak terulang.
Pengawasan menjadi kunci agar program yang menyasar kebutuhan gizi anak itu benar-benar berkualitas.
”Oleh karena itu, kami berharap kepada semua SPPG agar menu-menu yang disuguhkan disesuaikan dengan petunjuk dan teknis (juknis) dari BGN,” tegasnya.
Terpisah, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif mengeklaim sudah menegur SPPG BUMDes Sejahtera.
Pasalnya, menu kering yang diberikan menyalahi aturan penyajian. Menurutnya, aturan penyaluran menu MBG, makanan atau minuman harus siap santap.
”Teguran langsung dari pimpinan. Jadi, kalau kelapa muda utuh atau tidak dikupas dan telur mentah bukan makanan siap santap,” ujarnya.
Meski SPPG BUMDes Sejahtera menyalahi ketentuan dalam penyaluran menu MBG, BGN tidak menjatuhkan sanksi. Tindakan yang diberikan hanya sebatas teguran sebagai bentuk pembinaan.
Hariyanto mengimbau seluruh SPPG di Pamekasan memperhatikan menu yang akan diberikan.
”Jadi menu MBG yang diberikan harus sesuai juknis BGN dan sesuai angka kecukupan gizi (AKG),” pesannya.
JPRM berupaya memberikan klarifikasi kepada Kepala SPPG BUMDes Sejahtera Hairul Hafid. Namun, dia sulit dihubungi.
Upaya konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp diabaikan meski nomor telepon yang digunakan dalam kondisi berdering.
Proses distribusi program MBG di Kabupaten Sampang juga menyita perhatian sejumlah pihak.
Sebab, kurir sopir SPPG Tanggumong 002 yang berkostum Spiderman dan Power Rangers dinilai mengambaikan keselamatan dalam berlalu lintas. Satlantas Polres Sampang sudah menegur kurir tersebut.
Aksi kurir yang berjoget di atas mobil dalam kondisi berjalan itu juga mendapat kecaman dari Satgas MBG Sampang.
Jika aksi tersebut diulangi, maka satgas akan melaporkan SPPG Tanggumong 002 ke BGN.
Sekretaris Satgas MBG Sudarmanta mengaku sudah mengetahui aksi kurir MBG dari SPPG Tanggumong 002 tersebut. Video dua kurir itu viral di platform media sosial.
”Pemilik akun media sosial (medsos) TikTok SPPG Tanggumong 002 sudah menghapus postingan video itu,” katanya.
Menurutnya, tindakan yang dilakukan kurir SPPG Tanggumong 002 tersebut tidak diperbolehkan.
Sebab, mengabaikan keselamatan dalam berlalu lintas saat mengantarkan MBG kepada penerima manfaat. Satlantas Polres Sampang sudah memberikan teguran pada kurir tersebut.
Sudarmanta berjanji, tim satgas MBG akan memantau distribusi MBG di Kota Bahari.
Jika SPPG Tanggumong 002 membuat kesalahan lagi, pihaknya bakal bersikap tegas.
”Jika terulang lagi, kami laporkan pada BGN, termasuk kepala SPPG-nya agar ditindak,” tegasnya.
Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Sampang Ratna Nur Handayani belum bisa dimintai keterangan.
Saat dihubungi melalui sambungan telepon yang biasa digunakan hingga pukul 13.45 tidak merespons. (lil/bai/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti