BANGKALAN, RadarMadura.id – Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nanang Avianto berkunjung ke Bangkalan Selasa (12/8). Dia berdiskusi bersama sejumlah tokoh tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono memaparkan, ada beberapa pembicaraan yang dibahas antara Irjen Pol Nanang Avianto bersama sejumlah tokoh masyarakat (tomas) di Kota Salak. Antara lain, tentang kamtibmas dan ketahanan pangan.
Mantan Kapolda Kalimantan Timur itu berpesan agar anggota Polri di wilayah hukum Polres Bangkalan mempertahankan sinergisitas dengan semua kalangan. Tujuannya, untuk mewujudkan kamtibmas mendukung program unggulan Presiden Prabowo, yakni ketahanan pangan.
”Kapolda berpesan agar sinergisitas dengan semua pihak selalu dijaga,” ujarnya.
Setelah dari Bangkalan, alumnus Akpol 1990 tersebut juga bertandang ke Mapolres Sampang. Dia datang bersama pejabat utama (PJU) di lingkungan Polda Jatim. Tujuannya sama, yaitu untuk bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat di Kota Bahari.
Kapolres Sampang AKBP Hartono menyatakan, silaturahmi yang Irjen Pol Nanang Avianto dilakukan untuk mempererat sinergi dengan para tokoh agama yang ada di Kota Bahari. Tujuannya, untuk menjaga kondusivitas masyarakat.
”Tidak ada pembahasan khusus, hanya ingin lebih dekat dan akrab dengan para tokoh agama di Sampang,” katanya.
Pihaknya berterima kasih pada semua pihak yang memberikan masukan terhadap institusi Polri. Pihaknya menastikan Polres Sampang tidak antikritik. ”Kami senang jika ada yang memberikan masukan, termasuk pers. Apalagi berkaitan dengan anggota yang nakal,” ujarnya.
Koprs Bhayangkara tidak pernah memerintahkan anggotanya berbuat nakal dalam menegakkan hukum. Institusinya juga tidak pernah melegalkan kegiatan yang melabrak aturan. Seperti judi sabung ayam ataupun peredaran narkoba.
”Dengan adanya masukan dari masyarakat, bisa jadi pembenahan bagi kami. Keterbatasan personel kami yang perlu dibenahi,” bebernya.
Dia meminta masyarakat yang menjumpai anggota Polri melanggar hukum untuk melapor ke institusinya. Mulai dari terlibat dalam peredaran narkoba dan judi sabung ayam. Sebab, pihaknya tidak main-main dalam memberantas segala perbuatan kriminal.
”Kami akan tetap menindak tegas jika ada bukti di lapangan,” tandasnya. (za/bai/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti