BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bertekad untuk terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Salah satunya melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan kampanye cegah stunting.
Komitmen itu disampaikan Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat berkunjung ke kantor dinas kesehatan (dinkes) Selasa (28/7).
Yaitu menghadiri acara kampanye gerakan cegah stunting dan penganugerahan lomba video inovasi akselerasi capaian imunisasi.
Baca Juga: Songsong Indonesia Emas 2045, Bupati Fauzi Ajak Stakeholder Saling Berkolaborasi
Lukman mengutarakan, pencegahan stunting dan akselerasi capaian imunisasi merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Sebab, generasi yang cerdas, kuat, dan berkualitas tidak akan terbentuk tanpa imunisasi dasar yang lengkap.
Oleh sebab itu, pihaknya mendorong jajaran dinkes, puskesmas, bidan desa untuk terus meningkatkan capaian imunisasi di seluruh pelosok Bangkalan.
Sehingga, ke depannya akan lahir banyak generasi unggul dan berkualitas.
"Kerja-kerja pemerintah ini tentunya juga harus didukung oleh stakeholder lainnya. Mulai dari kader di setiap desa hingga tokoh masyarakat," imbuhnya.
Orang nomor satu di Bangkalan itu juga meminta petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan di pos pelayanan terpadu (posyandu) harus melakukan pengukuran dan penimbangan secara valid terhadap anak di bawah lima tahun (balita).
Baca Juga: Dari Jepara ke Mancanegara, KAINRATU Kembangkan Tenun Troso Lewat Pembinaan BRI
Sebab, data yang valid akan menjadi penentu utama bagi pemerintah dalam mengentaskan stunting.
"Jika datanya valid, maka intervensi yang dilakukan juga akan tepat sasaran," imbuhnya.
Masyarakat juga perlu diedukasi tentang pentingnya mengonsumsi makanan lokal yang memiliki gizi seimbang.
Sebab, makanan bergizi tidak harus mahal. Seperti telur, ikan, tahu, tempe, bahkan sayur-sayuran yang tumbuh di pekarangan rumah.
"Masih banyak masyarakat kita yang salah kaprah memandang makanan bergizi itu harus mahal. Padahal sebenarnya tidak, seperti daun kelor yang banyak tumbuh di sekeliling kita," katanya. (jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti