Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Fasilitas Pendidikan Buruk, Kepala SDN Banjar 4 Khawatir Ditinggal Siswa

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:20 WIB
GENERASI EMAS: Siswa SDN Banjar 4 Kecamatan Galis, Bangkalan, melangsungkan pembelajaran Senin (13/7). (CHOTIM UNTUK JPRM)
GENERASI EMAS: Siswa SDN Banjar 4 Kecamatan Galis, Bangkalan, melangsungkan pembelajaran Senin (13/7). (CHOTIM UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Ruang kelas semipermanen yang dibangun guru dan wali siswa SDN Banjar 4 Kecamatan Galis mulai difungsikan Senin (13/7).

Prasarana yang terbuat dari bambu dan asbes itu dipaksakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kepala SDN Banjar 4 Kecamatan Galis Chotim menyatakan, penyediaan sarpras dilakukan secara perlahan dengan cara patungan. Sehingga, satu ruang kelas bisa dibangun meski tidak layak.

”Ruang kelas yang diperbaiki secara gotong royong sudah ditempati di hari pertama (tahun ajaran 2026/2027),” ujarnya.

Dia mengaku cemas dengan keterbatasan fasilitas pendidikan yang tidak memadai di lembaganya.

Sebab, itu dapat berdampak buruk terhadap jumlah siswa di sekolah yang dipimpin.

”Dulu ada omongan warga yang menginginkan anaknya sekolah di lembaga yang lebih bagus. Jadi, kerusakan gedung sekolah sedikit berdampak terhadap penerimaan siswa baru. Bahkan, banyak warga yang memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah dengan gedung yang lebih layak,” imbuhnya.

Saat ini jumlah siswa di sekolahnya hanya 98 murid. Jumlah tersebut masih stabil dibandingkan dengan tahun ajaran 2025/2026.

Namun, dia khawatir dalam dua atau tiga tahun ke depan minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di lembaga yang dipimpin menurun.

Maka, untuk mengatasi masalah, pihaknya menambah kegiatan yang sekiranya dapat menarik minat warga.

”Sekarang mungkin tidak berdampak, tapi dua atau tiga tahun ke depan akan berpengaruh,” tandasnya.

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan Ali Yusri Purwanto mengatakan, instansinya tidak menutup mata atas kondisi gedung sekolah di SDN Banjar 4 tersebut.

Pihaknya sudah mengusulkan lembaga itu agar mendapat program revitalisasi. Namun, usulan tersebut belum disetujui.

”Kami hanya sebatas mengusulkan, sementara kewenangan tetap menjadi kendali Kemendikdasmen,” paparnya. (za/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
SDN Banjar 4 tidak memadai sarpras fasilitas pendidikan